Mantan Bupati Polman AIM Protes Nama Istri dalam Surat Suara Tidak Lengkap
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 14 Februari 2024 16:59 WITA
1,225 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Mantan Bupati Polewali Mandar (Polman) Andi Ibrahim Masdar (AIM) memberikan hak suara di Kabupaten Polman, Sulawesi Barat. Dia protes karena nama istrinya dalam surat suara tidak dilengkapi gelar Hajja (Hj).
Pernyataan tersebut dilontarkan Andi Ibrahim, usai memberikan hak suaranya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 8, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Rabu (14/02). Andi Ibrahim memilih bersama istrinya Hj Jumriah serta kedua anaknya Mario Ibrahim dan Putri Aura Ibrahim.
“Hanya satu saya protes sama KPU (Komisi Pemilihan Umum), selama ini saya sosialisasi nama istri saya Hj Jumriah tetapi ternyata tidak ada Hj nya (dalam surat suara), Jumriah saja,” kata Andi Ibrahim kepada wartawan, Rabu (14/02/2024).
Andi Ibrahim mengaku merasa dirugikan, apalagi selama ini telah mensosialisasikan istrinya sebagai salah satu calon anggota DPR Pusat daerah pemilihan Sulawesi Barat, dengan ejaan nama Hj Jumriah.
“Inii saya merasa dirugikan, saya bikin kartu kecil bagi-bagi ke masyarakat di situ tulisnya Hj Jumriah, nomor urut sekian, partai ini, tapi kenyataannya di situ tulisannya hanya Jumriah saja,” ungkapnya kesal.
Diapun menyayangkan pihak KPU sebagai penyelenggara Pemilu, karena dianggap tidak mengkonfirmasi para caleg untuk memastikan ejaan nama mereka sebelum surat suara dicetak.
“Maunya ini sebelum dipajang (dicetak) ini semua caleg dipanggil dan perlihatkan bawah sudah benar ini atau tidak,” ujarnya.
Meski melayangkan protes, Andi Ibrahim juga mengungkapkan harapan agar pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan aman dan lancar.
“Saya berharap agar Pemilu tahun ini sukses dan tidak ada terjadi sesuatu apapun, semua masyarakatnya mendapat pelayanan terbaik,” pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
