Longsor Putus Akses Jalan Menuju Desa Kunyi-Polman, 2000 Jiwa Terisolir
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 16 Mei 2023 17:57 WITA
517 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Akses jalan utama menuju Desa Kunyi, di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, putus karena longsor yang disebabkan curah hujan tinggi. Putusnya jalan mengakibatkan sedikitnya 2000 jiwa warga terisolir.
“Jalan putus akibat tanah longsor disebabkan curah hujan. Akibatnya akses menuju Kunyi putus total,” kata Lurah Anreapi, Janwar Jadil kepada wartawan, Selasa (16/05/2023).
Bencana longsor yang memutus jalan, terjadi sekira pukul 22:30 WITA, di Lingkungan Pokko, Kelurahan Anreapi, Kecamatan Anreapi, Senin malam (15/5). Kondisi jalan yang putus sepanjang 50 meter sangat sulit dilalui warga meski pejalan kaki.
“Tadinya jalan masih bisa dilalui kendaraan roda dua, sekarang hanya bisa berjalan kaki, itupun berbahaya,” ungkap Janwar.
Diakui Janwar, putusnya jalan berdampak pada sedikitnya 2000 jiwa warga di Desa Kunyi yang terisolir. Menurutnya, warga setempat yang ingin keluar dari kampung, terpaksa berjalan kaki menyusuri sungai jika sedang surut, ataupun bertaruh nyawa menapaki material longsor yang memutus jalan.
“Ada kurang lebih 2000 jiwa warga Kunyi terisolir. Beberapa diantaranya terpaksa lewat sungai kalau kondisinya sedang surut, ada juga yang lewat kebun atau melewati longsoran meski berbahaya,” ujarnya.
Janwar mengatakan, terjangan tanah longsor yang memutus jalan telah diketahui pemerintah kabupaten. Dia juga mengaku telah memberikan laporan terkait potensi jalan alternatif yang bisa dilalui warga.
“Ini kejadian sudah diketahui pak camat dan diteruskan ke kabupaten. Kami juga sudah sampaikan kepada dinas terkait, kemana saja rute (jalur alternatif) selain jalur ini yang bisa dilalui dan sudah disurvei. Terus terang saat ini kami sedang menunggi dinas terkait untuk tindak lanjut,” pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.