Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Longsor di Bambang Mamasa sebabkan 8 Desa Terisolir- 8 Rumah Rusak

Penulis / Redaksi: admin
Kamis, 23 Mei 2024 14:16 WITA 801 tayangan 2 menit baca
Longsor di Bambang Mamasa sebabkan 8 Desa Terisolir- 8 Rumah Rusak
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMASA,- Material longsor menutup sejumlah akses jalan menyebabkan delapan desa terisolir di Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.  Longsor juga menerjang delapan rumah warga hingga alami kerusakan parah. “Kalau terisolir kita sekitar masih ada 8 desa sampai hari ini. Yang masih sulit itu Bambang, Bambang Timur, Salukadi, Salobulo, Balatana, Tanete Tomba, Saluassing, Salukepopo paling terisolir, tertutup total,” kata Camat Bambang Arvin Ital Putra kepada wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (23/05/2024). Longsor yang menerjang wilayah ini terjadi Selasa (21/05) kemarin. Curah hujan tinggi sejak beberapa hari menyebabkan tebing di sisi jalan dan sekitar pemukiman menjadi labil hingga akhirnya longsor. Menurut Alvin, hingga saat ini masih ada sejumlah titik longsor yang sulit dibersihkan. Banyaknya bebatuan besar yang ikut menutup jalan menjadi salah satu penyebabnya. “Jadi poros Mambi Minanga sudah terbuka, namun Minanga Rantepalado masih tertutup karena kita menunggu breaker, karena banyak bebatuan besar,” ungkapnya. Selain menutup jalan, longsor juga menerjang delapan rumah warga setempat hingga alami kerusakan parah. Sedikitnya 30 jiwa warga dilaporkan mengungsi karena rumahnya sudah tidak bisa ditempati. “Sampai hari ini kami masih mendata, ada sekitar 8 (rumah diterjang longsor), kerusakan bervariasi, ada tertimbun setengah, amblas, boleh dikategorikan rusak parah,” tutur Alvin. “Korban jiwa nihil, hanya yang mengungsi saja ini yang kami data baru sektiar 30 jiwa,” sambungnya. Karena kondisi cuaca masih buruk, Alvin mengaku telah mengeluarkan surat edaran agar warga menjauhi wilayah rawan longsor. “Cuaca belum stabil, masih hujan lagi. Kami sudah buatkan edaran kemarin untuk menghindari daerah rawan longsor sementara, sambil menunggu perkembangan. Kami sudah terbitkan edaran kemarin,” pungkas Alvin. Diberitakan sebelumnya, sebanyak lima rumah warga di Desa Saluassing, Kecamatan Bambang, rusak parah usai diterjang longsor. Material longsor juga melumpuhkan akses jalan tiga desa. Salah satu staf Desa Saluassing Andarias berharap pemerintah segera mengirim alat berat, untuk menyingkirkan material longsor yang menutup akses jalan. “Kami harapkan excavator supaya diturunkan segera agar masyarakat bisa lalu lalang membantu mengevakuasi barang-barang yang bisa dievakuasi,” ungkap Andarias kepada wartawan, Rabu (22/05/2024). (thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman