Lima Kecamatan Terdampak Banjir di Polman – Seorang Santri Hilang
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 21 Maret 2023 01:43 WITA
336 tayangan
1 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Sebanyak lima kecamatan dilaporkan terdampak banjir di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Seorang santri pondok pesantren juga dilaporkan hilang diduga terseret arus banjir.
Dalam rekaman video pendek yang beredar di media sosial, memperlihatkan upaya petugas gabungan mengevakuasi satu persatu santri yang terjebak banjir di Pondok Pesantren Ahlul Quran, Desa Duampanua, Kecamatan Anreapi.
Tampak pula sejumlah balita dan lansia dievakuasi menggunakan perahu karet, keluar dari kepungan banjir.
“Yang terdampak yaitu pertama Binuang, kemudian Anreapi, Polewali, Matakali, dan ada juga dari Matangnga,” kata Kepala Pelaksana BPBD Polman, Andi Affandi Rahman kepada wartawan, Senin (20/03/2023) malam.
Menurut Affandi, banjir yang merendam sejumlah wilayah di daerah ini terjadi akibat curah hujan tinggi. Banjir mulai terjadi sekira pukul 19:30 WITA, Senin (20/3). Affandi menyebut santri yang dikabarkan hilang bernama Mufli (13 tahun).
“Hari ini sampai tadi, barusan kita melakukan pencarian terhadap salah satu anak santri yang informasinya belum ketemu sampai sekarang,” ungkapnya.
Selain merendam pemukiman dan jalan, banjir juga memutus dua jembatan hingga mengganggu aktifitas warga.
“Jembatan kunyi laporan dari sana ada putus, Insya Allah besok kita assessment secara mendetail, termasuk jembatan tapua, lebih detailnya bagaimana, besok kita periksa,” pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.