Kunjungi Rumah Penyu, DKP Sulbar Bahas Mangrove
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 6 September 2020 09:13 WITA
783 tayangan
2 menit baca
POLEWAI,- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), melalui Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) membahas upaya pelestarian dan pemanfaatan mangrove bersama komunitas Sahabat Penyu..
Kegiatan digelar, saat PSDKP DKP Sulbar melakukan kunjungan kerja ke Rumah Penyu, di Dusun Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat (04/09) lalu.
" Kami kesini untuk berdiskusi soal mangrove, karena mangrove juga masuk dalam bidang kami di DKP “, kata Kepala Bidang PSDK DKP Sulbar Drs Abd Jalil, melalui rilis yang diterima wartawan.
Menurut Abd Jalil, mangrove memiliki manfaat lebih besar, selain fungsi utama untuk mencegah abrasi pantai. Diantaranya sebagai tempat berkembang biaknya kepiting, udang, ikan, dan banyak masih banyak manfaat lainnya, yang bisa dimanfaatkan masyarakat, khususnya mereka yang berkumim di pesisir pantai, “ Jika mangrove dilestarikan dan dijaga masyarakat, akan memberikan manfaat yang lebih banyak untuk masyarakat itu sendiri ", ungkapnya.
Pada kesempatan sama, Ketua Sahabat Penyu Polman Muh Yusri berharap, pemerintah memberi perhatian serius terhadap kondisi mangrove saat ini, yang keberadaannya semakin terancam. Yusri meminta pihak terkait melakukan pemetaan, setidaknya dalam dua tahun sekali, karena kawasan hutan mangrove banyak beralih fungsi menjadi tambak dan dijadikan kayu bakar, “ Saya berharap pada pemerintah supaya ada perawatan atau pemetaan kawasan, jangan cuma melakukan penanaman tapi tidak ada pengawasan ", pinta Yusri.
Usai berdiskusi bersama sahabat penyu, rombongan PSDKP DKP Sulbar juga berkesempatan, meninjau kondisi kawasan mangrove di Mampie. (Rls/Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.