Kilah Wanita di Polman Nekat Ngaku Polisi agar Usaha Tidak Diganggu
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 13 Agustus 2024 15:21 WITA
869 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Wanita berinisial MA (31) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, diamankan karena kerap mengaku sebagai anggota polisi. Usut punya usut, pelaku yang berprofesi sebagai pedagang itu nekat menyamar sebagai polisi dengan harapan usaha yang dijalankan tidak disaingi orang lain.
"Dia mau memberi kesan kepada saingan usahanya bahwa dia seorang polisi sehingga tidak dapat diganggu, itu motivasinya sehingga mengaku sebagai polwan," kata Kanit Resume Satreskrim Polres Polman, Iptu Iwan Rusmana kepada wartawan, Selasa (13/08/2024).
MA diamankan saat berada di tempat usahanya di Kecamatan Tapango, Senin kemarin (12/08) sekira pukul 13.00 WITA. Polisi juga menyita barang bukti berupa seragam polisi berpangkat Iptu yang biasa dipakai MA.
Iwan menuturkan, aksi MA terungkap setelah polisi mendapat informasi keberadaan Polwan berpangkat Iptu yang mengaku bertugas di Mabes Polri mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan penyuluhan.
"Pada awalnya ada laporan, ada seseorang yang mengaku polwan dari mabes polri berpangkat iptu memberikan motifasi dan penyuluhan di salah satu SD, sehingga kami melakukan lidik," ujarnya.
Dia mengatakan, aksi MA yang mengaku sebagai polisi telah berlangsung sejak bulan Oktober 2023. Adapun seragam polisi yang kerap dipakai MA diperoleh secara online.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan yang kami lakukan itu sejak bulan 10 tahun 2023. (Atribut polri) Didapatkan dari online," terang Iwan.
Lebih lanjut dia megungkapkan jika sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya pihak yang merasa dirugikan dengan tindakan pelaku. Meski begitu, Iwan mengaku tetap akan melakukan penyelidikan.
" (Penipuan) Sampai sekarang belum ada kegiatan itu. Cuma itu takut usahanya disaingi sehingga dia mengaku sebagai seorang polwan dengan harapan orang yang akan menyaingi usahanya itu untuk berfikir dua kali. (Penanganan Hukum) untuk saat ini masih lidik, kami masih mengumpulkan alat-alat bukti, pemeriksaan saksi-saksi," terangnya.
Menurut Iwan, MA memiliki sejumlah sektor usaha. Di antaranya percetakan hingga pegadaian.
"Banyak usaha yang digeluti, salah satunya percetakan, ada juga BRIlink ada pegadaian juga," tutupnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.