Ketika Belasan Sepeda Motor - Onderdil Terendam Banjir di Rumah Bengkel
Penulis / Redaksi:
admin
Sabtu, 19 November 2022 21:30 WITA
474 tayangan
2 menit baca
RIDWAN hanya pasrah melihat rumahnya yang porak poranda diterjang banjir. Rumah panggung 7x6 meter yang berfungsi juga sebagai bengkel terseret arus deras, Jumat siang (18/11) kemarin. Hampir seluruh isi rumahnya di bagian atas dan bagian bawah tidak bisa diselamatkan. Termasuk sejumlah sepeda motor dan onderdil jualan bernilai puluhan juta rupiah.
Rumah bengkel milik Ridwan berada di sisi jalan Trans Sulawesi, Desa Sepabatu, Kecamatan Tinambung. Jaraknya sekira 500 meter dari jembatan Tinambung Arah Majene.
Rumah berbahan kayu tersebut rusak parah setelah terseret banjir sejauh 30 meter Rumah itu tertahan diantara pepohonan. Warga setempat menyebut lokasi tersebut memang rawan saat air meluap.
"Saya hanya bisa pasrah," singkat Ridwan, lesu, Sabtu siang (19/11/2022).
Pria beranak dua itu menyebut belasan unit sepeda motor langganannta yang sedang dan telah diperbaiki saat terjadi banjir. Enam unit berhasil diselamatkan, sembilan unit terendam dan hanyut terseret banjir, termasuk onderdil jualan dan perlengkapan bengkel
"Ada enam motor bisa diselamatkan, sembilan terendam dan hanyut, termasuk barang jualan onderdil dan perlengkapan bengkel," ungkapnya.
"Maumi diapa kasian, tidak ada yang menduga (akan) seperti ini," tukas Sitti Aminah, istri Ridwan.
Pasangan suami istri itu merasa nelangsa karena sebagian besar barang jualan baru dibeli sehari sebelumnya.
"Baru saya beli (barang jualan) sehari sebelumnya," ucap Rudwan. Nilai barang yang baru dibeli tidak kurang lima puluh juta rupiah.
Ayah dua anak itu bersama beberapa warga, terlihat mengais-ngais endapan lumpur di bekas lokasi rumahnya. Siapa tahu masih ada yang bisa diselamatkan, sekecil apapun. (M Danial)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.