Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Keributan di Desa Pussui-Luyo Gegara Suara Motor, Dua Pemuda Luka Parah

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 14 Mei 2022 08:35 WITA 1,006 tayangan 3 menit baca
Keributan di Desa Pussui-Luyo Gegara Suara Motor, Dua Pemuda Luka Parah
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
LUYO,- Delapan pemuda di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, diamankan polisi lantaran diduga melalukan penganiayaan. Akibatnya, dua warga terluka parah karena sabetan senjata tajam. Dugaan sementara, peristiwa dipicu kekesalan terduga pelaku, karena sepeda motor yang ditunggangi korban saat melintasi kampung, menggunakan knalpot brong sehingga menimbulkan suara bising. Peristiwa ini terjadi di Desa Pussui, Kecamatan Luyo, Sabtu (14/5) sekira pukul 00:00 wita. Pemuda yang terlibat keributan berasal dari dusun Pariangan dan dusun Pussanggara. Korban luka berasal dari Dusun Pussanggara, masing-masing bernama Ridwan dan Bahar. Keduanya telah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Polewali, akibat luka sabetan senjata tajam di tubuhnya. Salah satu pemuda dari Dusun Pussanggara berinisial US mengungkapkan, insiden bemula ketika dia bersama kedua korban dan rekan lainnya, pulang dari Dessa Pussui Barat, Kecamatan Luyo, menggunakan sepeda motor. Saat melewati Dusun Pariangan, mereka dihadang sekelompok pemuda. “Kami dihentikan, menanyakan siapa yang gas-gas motor, mereka langsung memukul. Bahar setelah ditikam sempat lari namun dikejar,”ujar US saat dimintai keterangan polisi, Sabtu dini hari (14/5/2022). Kepala Desa Pussui, Kudding menuturkan, sesaat sebelum kejadian sempat menghentikan korban dan rekannya, mengingatkan mereka agar tidak ngebut dan memelankan gas sepeda motor yang dikendarai, karena menimbulkan suara berisik. “Sebenarnya pada saat kejadian ada yang kena parang saya tidak berada di tempat. Tapi memang saat saya dengar ada suara motor dari sana balap-balap, saya menghadang meminta agar jangan balap-balap,”ungkap Kudding terpisah. Kudding menduga, sesampainya di kampung, korban bersama rekan-rekannya tidak menghiraukan apa yang telah disampaikan, hingga akhirnya menimbulkan keributan. Apalagi, saat kejadian, korban dan rekannya diduga dalam pengaruh minuman keras. “Sampai di sini, masih ini (gas-gas), suara motornya keras karena knalpot racing. Kurang tau bagaimana, karena pada saat kejadian saya tidak berada di tempat, tapi mabuk memang, karena dari sana minum,”tandasnya. Berdasarkan pantauan wartawan, peristiwa ini sempat menimbulkan ketegangan kelompok warga dari kedua dusun bertetangga ini. Puluhan warga langsung melakukan penjagaan di perbatasan dusun sembari membekali diri dengan senjata tajam. Mengantisipasi terjadinya hal tidak diinginkan, aparat kepolisian dari Polres Polewali Mandar yang tiba di lokasi kejadian, langsung membubarkan kerumunan dua kelompok warga tersebut. Polisi juga bergerak cepat menyisir kampung dan mengamankan para pemuda yang diduga terlibat dalam peristiwa ini. Delapan pemuda dari Dusun Pariangan, masing-masing berinisial AL, FA, RA, SU, KA, DI, WA dan YU, diamankan pada sejumlah tempat berbeda. Mereka langsung digelandang ke Polres Polewali Mandar untuk jalani pemeriksaan. Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar, IPTU Agung Setyo Negoro mengaku masih melakukan penyelidikan, untuk memastikan penyebab peristiwa ini. “Masih diselidiki penyebabnya. Informasi dari masyarakat karena itu (suara motor),”ujar Agung singkat saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian. Kasus penganiayaan ini telah ditangani polisi. Warga dari kedua belah pihak diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprofokasi, sehingga menimbulkan keributan susulan. Selain terduga pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti parang, baik yang disembunyikan terduga pelaku, mapun yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman