Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Kasus Corona di Wonomulyo Bertambah, Satgas Himbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Penulis / Redaksi: admin
Kamis, 24 September 2020 21:02 WITA 680 tayangan 2 menit baca
Kasus Corona di Wonomulyo Bertambah, Satgas Himbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
WONOMULYO,- Seorang pria berinisial RA (35 Tahun), warga Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, dijemput petugas untuk jalani perawatan di Rumah Sakit Pratama, setelah diketahui terkonfirmasi COVID-19. Penjemputan RA dipimpin langsung Ketua Satgas COVID-19 Kecamatan Wonomulyo Samiaji, didampingi petugas lainnya yang memakai alat pelindung diri, Kamis (24/9/2020). Berdasarkan data yang dirilis Satgas COVID-19 Provinsi Sulbar, RA yang diketahui merupakan pimpinan salah satu koperasi di daerah ini, tercatat sebagai kasus 545, “ Sekarang di Wonomulyo ada tiga kasus lagi, dua menjalani karantina di pratama, satu isolasi mandiri di rumahnya “, kata Samiaji kepada wartawan. “ Termasuk yang klaster pesantren di Campalagian, salah satu warga desa Tumpiling “, sambung Samiaji. Menurut Samiaji, pihaknya telah melakukan tracking terhadap kontak pasien, “ Dua kontak pasien masing-masing warga Lamongan dan pucceda diketahui reaktif, rencananya hari Senin mendatang akan dilakukan swab “, ungkapnya. Selain itu, Samiaji juga menyebut sedang melacak keberadaan warga lainnya yang diduga merupakan kontak erat pasien, “ Ada satu warga Matakali sedang dilacak keberadaannya, laki-laki, menurut pasien sudah setahun satu kamar “, beber pria yang akrab disapa Abank ini. Samiaji mengimbau seluruh warga, agar mematuhi protokol kesehatan, demi memutus rantai penularan virus corona. Apalagi, setelah adanya penegasan melalui Peraturan Bupati (Perbup) Polewali Mandar Nomor 32 Tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan, yang disertai pemberian sanksi,  sebagai upaya pencegahan dan pengendalian coronavirus disease 2019 atau COVID-19, “ Sejak sepekan, perbup tersebut, terus kami sosialisasikan kepada masyarakat “, pungkasnya. (Thaya) Tulisan pada artikel ini telah diedit : Sebelumnya tertulis dua kontak pasien masing-masing warga Lamongan dan Anreapi diketahui reaktif yang sebenarnya Lamongan dan Pucceda. Mohon maaf atas kekeliruannya.    
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman