Kasus Corona di Sulbar Bertambah 21, dari Kluster Ponpes Sebanyak 20 Orang
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 30 September 2020 18:07 WITA
610 tayangan
1 menit baca
SULBAR,- Laju penularan virus corona di Provinsi Sulawesi Barat masih terjadi. Satgas COVID-19 setempat kembali merilis penambahan kasus baru sebanyak 21 orang. 1 Kasus baru diketahui berasal dari Kabupaten Mamuju, 20 lainnya merupakan tambahan dari kluster Ponpes Salafiyah Parappe di Kabupaten Polewali Mandar.
“ Sebelumnya kami menyampaikan bahwa hasil ab yang kami release hari ini adalah hasil pemeriksaan dari BBLK MAKASSAR dan TCM Mamuju, yaitu 21 orang penambahan kasus positif.1 orang dari Kabupaten Mamuju, 20 orang dari Kabupaten Polewali Mandar, merupakan kluster pesantren Salafiyah Parappe “, kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Sulawesi Barat, Safaruddin S, kepada wartawan, Rabu (30/9/2020).
Safar menyebut, seluruh pasien baru saat ini menjalani isolasi mandiri, “ Pasien terkonfirmasi dari kabupaten Mamuju menjalani isolasi mandiri, demikian pula dengan 20 kasus baru dari ponpes Salafiyah Polewali Mandar, juga menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan ketat petugas “, terangnya.
Total jumlah santri Ponpes Salafiyah Parappe yang tercatat tertular virus corona sebanyak 238 orang, dengan angka kesembuhan 14 orang, “ Adapun santri yang dirawat di RS Pratama Wonomulyo berjumlah 43 orang “, ungkap Safar.
Hingga saat ini, kasus terkonfirmasi virus corona di Provinsi Sulawesi Barat sudah mencapai 794 orang, dengan angka kesembuhan sebanyak 424 orang, dan angka kematian 11 orang.
Kabupaten Polewali Mandar mencatat kasus terbanyak di susul Kabupaten Mamuju, dengan jumlah kasus masing-masing, 398 dan 255. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
