Karhutla 5 Ha Akibat Ulah Warga Buka Lahan Baru di Tapua Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Jumat, 9 Oktober 2026 17:38 WITA
157 tayangan
1 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas 5 hektar (Ha) terjadi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), diduga akibat ulah warga membuka lahan baru dengan cara membakar. Petugas gabungan bersama warga masih berada di lokasi untuk berjaga-jaga karena sejumlah titik api belum padam.
“Warga bersama petugas masih siap-siaga mengantisipasi titik api yang berpotensi kembali berkobar,” kata Kepala Desa Tapua, Andi Ahmad kepada wartawan, Jumat (09/10/2026).
Kebakaran itu terjadi di Desa Tapua, Kecamatan Matangnga, Kamis malam (08/10) sekira pukul 17.00 wita. Pembukaan lahan baru dengan cara membakar itu dilakukan warga pendatang.
“Luas lahan yang terbakar diperkirakan lima hektar. Diduga akibat warga pendatang buka lahan dengan cara membakar, merambah ke hutan,” ungkapnya.
Sementara Babinsa Koramil 02 Wonomulyo, Sertu Herman mengatakan, banyaknya tanaman dan rerumputan kering serta tiupan angin kencang membuat api cepat berkobar.
“Angin kencang membuat api cekat berkobar membakar tanaman dan rerumputan yang sudah lama mengering akibat kemarau panjang,” ujarnya.
Dia menyebut proses pemadaman api terpaksa dilakukan menggunakan alat seadanya. Sebab, akses jalan menuju lokasi kebakaran yang berada di puncak gunung sulit dijangkau kendaraan.
“Kami berupaya memadamkan kobaran api menggunakan alat seadanya seperti tangka gendong dan ranting kayu. Sebab, lokasi kebakaran berada di puncak gunung yang sulit dijangkau kendaraan,” pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.