Jalan Poros Matangnga Lumpuh akibat Longsor
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 13 Desember 2022 10:38 WITA
390 tayangan
2 menit baca
MATANGNGA,- Peristiwa tanah longsor akibat curah hujan tinggi terjadi di Desa Lilli, Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Material tanah longsor menutup seluruh permukaan jalan hingga melumpuhkan akses menuju tiga wilayah di daerah ini.
“Ini gegaranya hujan deras sejak kemarin (senin) sampai malam,” kata salah satu warga, Fatimah kepada wartawan, Selasa (13/12/2022).
Tanah longsor ini terjadi di Dusun Pise, Desa Lilli, sekira pukul 15:30 wita, Selasa kemarin (13/12). Fatimah menyebut, jalan yang tertutup longsor merupakan akses utama menuju Kelurahan Matangnga, Desa Rangoan dan Desa Katimbang.
“Kejadian (longsor) setelah ashar, setengah empat kemarin, sama sekali tidak ada kendaraan yang bisa melintas, warga di kelurahan Matangnga, Katimbang dan Rangoang terisolir,” tuturnya.
Berdasarkan pantauan, Selasa (13/12), longsor dengan ketinggian 3 meter, menutup akses jalan sepanjang 40 meter. Material longsor terdiri dari tanah berbatu dan batang pohon.
Kendaraan tidak bisa melintas. Warga yang ingin melanjutkan perjalanan, harus berjalan kaki melewati material longsor yang licin.
Fatimah menyebut longsor kerap terjadi di jalur ini. Meski begitu, dirinya mengaku jika baru pertama kali longsor menutup seluruh permukaan jalan.
“Sering memang terjadi longsor, kadang banyak, tapi barusan ini besar sekali dan sudah tidak dapat dibenahi masyarakat,” ungkapnya.
Fatimah berharap pemerintah segera menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor, agar aktivitas warga dapat normal kembali. Apalagi, tanah longsor juga menghambat aktivitas para penjual bahan pokok keliling yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Butuh sekali alat berat supaya cepat bisa dilalui (jalan tertutup longsor), sekarang warga kesulitan, apalagi penjual ikan juga tidak bisa melintas,” pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.