IRT di Polman Dianiaya Suami Usai Cekcok Soal Uang, Korban Dicekik
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 21 Mei 2025 14:30 WITA
187 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Ibu rumah tangga berinisial IW (31) dianiaya suaminya inisial JU (29) usai terlibat cekcok masalah uang di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Pelaku mencekik leher korban hingga kesakitan.
"Dicekik ka baru didorong," kata IW kepada wartawan, Rabu (21/5/2025).
Menurut ibu satu anak itu, tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu terjadi di rumah temannya di Kecamatan Wonomulyo, Kamis (08/05) sekira pukul 20.00 WITA. Korban mengaku baru pertama kali dianiaya meski kerap cekcok dengan pelaku.
"Sering bertengkar tapi tidak pernah sampai dipukul, baru kali ini," ungkapnya.
Lebih lanjut IW mengatakan, cekcok yang berujung KDRT itu dipicu masalah uang. Bermula ketika korban menanyakan sejumlah uang miliknya yang dipinjamkan pelaku kepada orang lain.
"Masalah uang sebenarnya, saya ada uang tabungan dipinjamkan ke orang lain. Dia marah karena saya pertanyakan uang itu untuk beli kebutuhan," terangnya.
Karena tidak tahan kerap bertengkar dengan pelaku, korban memilih pergi meninggalkan rumahnya, menuju rumah temannya di Wonomulyo untuk menenangkan diri.
"Karena sudah pening makanya saya keluar. Ke rumah teman sudah kayak saudara," tandasnya.
“Dia susul saya ke rumah teman, langsung marah dituduh saya mau sembunyikan motornya,” sambung IW.
IW mengaku telah melaporkan kasus tindak KDRT yang dialaminya kepada pihak berwajib. Dia menegaskan tidak lagi ingin melanjutkan hubungan dengan pelaku.
"Saya sudah tidak mau. Seandainya masih mau kenapa saya melapor," tandasnya.
Sementara Kanit Pelayanan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Polman, Ipda Mulyono menyebut korban melaporkan masalah ini, Sabtu (10/05). Pihaknya kini tengah menyelidiki kasus KDRT ini.
“Masih diselidiki, korban dan sejumlah saksi sudah dimintai keterangan,” pungkas Mulyono. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.