Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Hendak Ambil Air, 3 Bocah Tenggelam di Sungai Mandar-Polman, 1 Meninggal

Penulis / Redaksi: admin
Minggu, 8 Agustus 2021 15:44 WITA 837 tayangan 3 menit baca
Hendak Ambil Air, 3 Bocah Tenggelam di Sungai Mandar-Polman, 1 Meninggal
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
TINAMBUNG,- Tiga bocah usia sekolah dasar di Kabupaten Polewali Mandar, tenggelam ketiga hendak mengambil air di sungai. Dari ketiga korban, satu diantaranya meninggal dunia. Peristiwa yang gegerkan warga ini terjadi di Sungai Mandar, Desa Lekopadis, Kecamatan Tinambung, Minggu siang, sekira pukul 10:30 wita. Kedua korban selamat masing-masing bernama Iqbal (12 tahun) dan Fajar (12 tahun). Sementara korban meninggal dunia bernama Farhat (10 tahun). Dalam rekaman video amatir yang telah beredar luas, tampak upaya warga memberikan pertolongan pertama terhadap Farhat, dengan cara membalik tubuhnya. Namun malang nyawanya tidak tertolong. “ Dia menyeberang (korban), na dia tidak tau berenang. Sekalinya itu yang tenggelam tidak ada yang liat, yang satu hanyut dan diselamatkan warga, ketika ditanya, dia bilang ada temannya hanyut, makanya orang langsung cari, dan tidak lama langsung ditemukan, “ kata saksi mata, Rudi saat dikonfirmasi wartawan di lokasi kejadian, Minggu siang (08/08/2021). Menurut Rudi, saat ditemukan, korban Farhat masih selamat dan sempat dilarikan ke Puskesmas Tinambung, untuk mendapat pertolongan. “ Saat ditemukan (Farhat) masih dalam keadaaan sesak, saya coba kasi anu kakinya, angkat kakinya, ternyata masih banyak air di dalam perutnya. Makanya saya ambil inisiatif untuk bawa cepat ke rumah sakit, sampai di rumah sakit sudah sampai ajalnya, tidak terselamatkan, “ sambung Rudi. Rudi menduga, ketiga korban tidak bisa berenang, apalagi ketiganya bukan warga setempat, sehingga tidak mengetahui kondisi sungai. Ketiga korban diketahui tiba di lokasi, bersama salah seorang warga lainnya yang hendak mengambil air. “ Ambil air juga itu yang bawa ke sini. Di pinggiran sungai itu agak dalam, mereka tidak tahu karena bukan anak-anak di sini, dan tidak sering di sini, “ pungkas Rudi. Kondisi sungai Mandar, tempat tiga bocah usia sekolah dasar asal Desa Kandemeng, Kecamatan Tinambung, tenggelam ketika hendak mengambil air, Minggu siang (08/08/2021). Salah satu korban selamat, Iqbal mengungkapkan detik-detik peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya. Dia mengaku terperosok ke bagian sungai yang dalam dan selamat setelah berpegangan pada sepotong yang hanyut. “ Saat terperosok ke tempat dalam, ada kayu yang hanyut, saya langsung berpegangan sama kayu,” ujarnya lirih. Iqbal mengaku, setelah berhasil menyelamatkan diri, dia langsung meminta pertolongan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. “ Saya langsung panggil orang, adek (Farhat) sudah tidak saya lihat, dia sudah tenggelam, “ tuturnya. Diketahui, ketiga korban berasal dari Desa Kandemeng, Kecamatan Tinambung. Iqbal dan Farhat adalah pasangan kakak beradik, bersepupu dengan Fajar. Berdasarkan pantauan wartawan, kedua orang tua korban langsung menangis histeris saat melihat Farhat, sudah terbujur kaku tidak bernyawa di rumahnya. Sang ibu terpaksa dievakuasi warga, lantaran tidak sadarkan diri. Saat kejadian, kedua orang tua korban tidak berada di rumah. Keduanya sedang bekerja di Kecamatan Tutar, berjarak puluhan kilometer dari tempat tinggalnya. (Thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman