Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Guru Tidak Aktif Mengajar, Murid Sekolah Dasar di Luyo Telantar

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 2 Februari 2019 09:50 WITA 952 tayangan 3 menit baca
Guru Tidak Aktif Mengajar, Murid Sekolah Dasar di Luyo Telantar
Foto ilustrasi / Dokumentasi Pendidikan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
LUYO,- Upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan, seolah tidak pernah lepas dari berbagai macam persoalan. Jika pada sebagian tempat, para murid tetap semangat belajar kendati kondisi gedung sekolah yang memprihatinkan, pemandangan berbeda justru terlihat pada kelas jauh SDN 018 Bonra, Desa Baru, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar. Kendati memiliki sarana prasana belajar yang memadai seperti gedung sekolah dan perlengkapan mobiler , murid di sekolah ini kerap telantar mendapatkan pelajaran, lantaran guru di sekolah ini tidak aktif mengajar. Seperti yang diungkapkan salah seorang murid kelas VI bernama Muhammad Zulkipli yang mengaku kerap harus kembali pulang ke rumah lantaran tak satupun guru yang datang mengajar di sekolahnya “ selalu begini, kadang guru datang kadang juga tidak, kalau datang biasanya terlambat saat matahari sudah meninggi, mengajarnyapun tidak lama hanya sebentar saja “ ungkapnya. Kondisi ini diakui Zulkipli membuatnya resah, apalagi sebentar lagi dirinya akan mengikuti ujian nasional “ kasihan kita kalau seperti ini terus, soalnya sudah mau ujian nasional, belum lagi jarak sekolah dari rumah terbilang cukup jauh, kami harus berjalan kaki, masa sudah susah-susah datang ke sekolah, tapi tidak belajar karena tidak ada guru, kan kasihan “ ujarnya. Berdasarkan pantauan wartawan, hingga jam 09:00 WITA pagi , tidak satupun guru yang terlihat datang ke sekolah ini , sejumlah murid tampak berkeliaran di depan gedung dan samping sekolah, karena tidak satupun ruang kelas yang terbuka, semuanya terkunci menggunakan gembok. Di dalam kelas terlihat sejumlah mobiler seperti kursi dan meja yang berhamburan. Terpisah, salah seorang tokoh masyarakat yang juga Kepala Dusun setempat, Baharuddin mengaku prihatin akan kondisi yang dialami para murid di sekolah ini “ kasian murid kalau seperti ini terus, mereka lebih sering terlihat pulang lebih awal karena katanya tidak ada guru yang datang mengajar “, kata Baharuddin kepada wartawan, Sabtu (02/02/19). Baharuddin bahkan mengatakan, kondisi ini membuat banyak anak di daerah ini yang kerap melanjutkan pendidikan “ sekali lagi kasihan anak-anak, apalagi gara-gara tidak evektif belajar karena kekurangan guru, membuat banyak diantara mereka yang putus sekolah, apalagi jika harus belajar di sekolah induk jaraknya terlalu jauh “ pungkasnya. Untuk itu, Baharuddin dan para orang tua di daerah ini, sangat berharap dinas terkait memberikan perhatian serius akan kondisi yang dialami para murid di sekolah ini, setidaknya dengan menambah jumlah pengajar di sekolah ini “ kalau bisa, pemerintah harus menambah guru yang statusnya pegawai negeri dan warga setempat, karena kalau guru yang sifatnya sukarela dan bukan warga setempat, saya ragu kondisinya tidak akan jauh berbeda “. Sementara itu salah seorang guru yang tidak ingin disebutkan namanya membantah jika, para murid di sekolah ini tidak aktif mengajar, sang guru berdalih, proses belajar mengajar yang berlangsung di sekolah ini memang tidak boleh disamakan dengan sekolah lain pada umumnya “ jadi kami selalu kesana, cuman memang kalau ada urusan lain , terpaksa murid kami tinggalkan,  apalagi disini kami cuman digaji 12 ribu perhari, jadi saat ada pekerjaan lain dalam waktu bersamaan, kami harus realistis “ ujar guru bertatus sukarela ini. Disebutkan, di sekolah kelas jauh ini, ada 4 orang guru yang ditugaskan untuk mengajar, namun semuanya berstatus sebagai guru sukarela. (Thaya)      
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman