Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Majene, Getarannya Terasa Kuat di Polman  Bikin Pegawai Berhamburan Keluar Kantor

Penulis / Redaksi: admin
Kamis, 9 Juli 2026 11:23 WITA 215 tayangan 2 menit baca
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Majene, Getarannya Terasa Kuat di Polman  Bikin Pegawai Berhamburan Keluar Kantor
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,7 mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar). Getaran akibat gempa terasa cukup kuat hingga ke Kabupaten Polewali Mandar (Polman) membuat sejumlah pegawai dan warga yang sedang berada di perkantoran berhamburan keluar ruangan. "Terasa sekali getarannya. Kebetulan saya lagi di kantor, langsung semua lari keluar karena takut," ujar salah satu pegawai kantor Bupati Polman, Imma kepada wartawan, Kamis (09/07/2026) Imma mengatakan, gempa terjadi saat aktivitas perkantoran sedang berlangsung, Kamis (09/07) sekira pukul 09.09 Wita. Meski tidak menimbulkan kerusakan, getaran terasa cukup kuat hingga membuat pintu-pintu ruangan bergetar dan mengeluarkan suara. "Tidak ada kerusakan atau barang-barang yang jatuh. Tapi getarannya terasa sekali, sampai pintu kantor berbunyi karena berguncang," ungkapnya. Menurut Imma, guncangan berlangsung selama beberapa detik hingga membuatnya merasa sedang berayun. "Cukup lama terasa getarannya. Rasanya seperti diayun-ayun," tuturnya meyakinkan. Sementara Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV, Nasrol Adil, mengatakan gempa terjadi pada Kamis pagi sekira pukul 08.09.36 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa memiliki magnitudo 4,7 dengan episenter berada di laut, sekitar 50 kilometer selatan Polewali Mandar. "Episenter gempa terletak pada koordinat 3,76 Lintang Selatan dan 119,02 Bujur Timur, atau tepatnya berada di laut pada kedalaman 13 kilometer," kata Nasrol dalam keterangannya. Berdasarkan peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, gempa dirasakan di sejumlah wilayah di Sulawesi Barat hingga Sulawesi Selatan, yakni Kabupaten Majene, Polewali Mandar, Kota Parepare, dan Kabupaten Pinrang dengan intensitas III-IV MMI. “Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu,” ujarnya. Nasrol menjelaskan, gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Naik Selat Makassar Segmen Somba. BMKG juga memastikan hingga pukul 08.35 WITA belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). "Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Selat Makassar Segmen Somba..Hasil monitoring BMKG hingga pukul 08.35 WITA belum menunjukkan adanya gempa bumi susulan," pungkas Nasrol. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman