Selasa, 11 Juni 2019 15:18 WITA
890 tayangan
2 menit baca
CAMPALAGIAN,- Warga Desa Suruang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Selasa pagi (11/06/19), digegerkan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki.
Bayi malang tersebut ditemukan di dasar jurang sedalam 15 meter di tengah areal perkebunan warga, dengan kondisi memprihatinkan, lantaran dikerumuni lalat dengan ari-ari yang masih menempel di tubuhnya, sekitar pukul 09:00 pagi.
Bayi yang diperkirakan baru dilahirkan dan sengaja dibuang oleh orang tuanya ini, pertama kaki ditemukan warga setempat bernama Musa yang hendak pulang ke rumah sepulang dari kebunnya, “ Saya penasaran setelah mendengar sejumlah ibu-ibu cerita yang mengaku mendengar suara bayi menangis, setelah saya periksa dan lakukan pencarian, akhirnya bayi tersebut ditemukan berada di dasar jurang dengan kondisi tubuh yang dipenuhi kotoran karena tidak tidak terbungkus kain sehelai pun “ ungkap Musa kepada wartawan.

Bersama sejumlah warga lainnya, bayi malang ini langsung dievakuasi ke rumah Kepala Desa Suruang untuk mendapat penanganan lebih lanjut, “ Pas diantar ke rumah oleh warga, badan bayi tersebut langsung di bersihkan kemudian saya antar ke Puskesmas Campalagian untuk diperiksa kondisinya dan jalani perawatan lebih intensif “ jelas Kepala Desa Suruang Nurjannah Samad.
Di Puskesmas Campalagian, bayi malang dengan bobot tubuh 3,4 kilogram dan panjang badan 50 centimeter ini, dimasukkan petugas ke dalam inkubator untuk menghangatkan tubuhnya yang kedinginan, “ Dari hasil pemeriksaan, kondisi bayi baik-baik saja, cuman ada sedikit bengkak di bagian kepala, tadi kita sudah beri asi dan susu formula sebagai tambahan “ ujar Andi Syamsiar, Bidan Puskesmas Campalagian yang memberikan penanganan awal terhadap bayi tersebut.

Peristiwa penemuan bayi ini, telah dalam penyelidikan aparat kepolisian dari Polsek Campalagian. Selain melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan sang bayi, sejumlah warga telah dimintai keterangan untuk mengungkap identitas orang tua bayi malang ini. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
