POLEWALI,- Bangunan gedung SMAN 4 Polewali terancam ambruk akibat abrasi sungai. Setiap kali hujan dan air sungai Dara meluap, lahan SMAN 4 Polewali selalu berkurang digerus air.
Kepala SMAN 4 Polewali, Mustafa ketika ditemui membenarkan sekolahnya tersebut.Jika tidak segera mendapat perhatian, diperkirakan setahun kedepan gedung Ruang Kelas Belajar (RKB), sekolah yang berlokasi di Jalan Pameran, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar itu, akan ambruk.
" Jika musim hujan kami sangat kuatir abrasi semakin mengancam, apalagi jarak bibir sungai dengan gedung belajar tinggal sepuluh meter lagi. Kami berharap pemerintah segera memberikan perhatian, karena jika tidak, dikuatirkan, gedung sekolah akan ambruk, tergerus oleh aliran sungai “ terang Mustafa, kepada wartawan, Kamis (23/04/20).
Menurut Mustafa, tahun lalu jembatan gantung di Kelurahan Darma tak jauh dari sekolahnya sudah ambruk akibat abrasi. Bahkan dalam tahun 2020 ini sudah sekitar tujuh meter tanah lokasi sekolah yang terkena abrasi sungai.
" Harapannya dinas terakit segera melakukan upaya penanggulangan, agar gedung sekolah tak ambruk diterjang abrasi sungai “ ujar Mustafa.
SMPN 4 Polewali dibangun pada tahun 2012. Memiliki siswa 160 orang dan terbagi atas dua jurusan yaitu IPA dan IPS.
Diakui Mustafa, sekolah yang dipimpinnya masih memiliki banyak kekurangan, dan telah dijanjikan akan mendapat bantuan dari dana DAK untuk pembangunan dua RKB, ruang laboratorium kimia dan komputer serta dua buah WC.
" Selama ini kami menolak siswa karena kekurangan RKB. Kami hanya miliki tiga RKB dengan enam rombel," tandas Mustafa. (Thaya)