Empat Pria Diamankan usai Diduga Berbuat Onar di Alun-alun Wonomulyo Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Jumat, 24 Mei 2024 11:04 WITA
1,284 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Empat pria masing-masing inisial SA (17), RA (19), EA (23) dan MA (16) diamankan polisi usai diduga berbuat onar di Alun-alun Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Aksi kejar-kejaran sempat mewarnai penangkapan keempat terduga pelaku.
"Sempat kejar-kejaran antara kami petugas dan pemotor yang diduga komplotan yang ribut lebih dari 7 motor kami kejar namun 4 yang berhasil kami amankan," kata Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna dalam keterangannya, Jumat (24/5/2024).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari saksi, Sandy mengungkapkan kronologis kejadian bermula ketika pasangan suami istri bernama Hasbi dan Nisa sedang bersantai pada salah satu café di Alun-alun Wonomulyo, Kamis malam (23/05) sekira pukul 21.30 Wita.
“Tetiba datang sekelompok pria yang satu diantaranya menghampiri Hasbi dan istrinya. Ketika hendak dilerai oleh saksi, rombongan pria tersebut langsug melempari cafe tersebut menggunakan batu,” ujar Sandy.
Lebih lanjut Sandy mengatakan, saat kejadian sekelompok pria tersebut membawa balok dan kayu hingga senjata tajam.
“Salah seorang dari sekelompok remaja tersebut saksi melihat membawa sajam jenis badik,” terangnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, empat pria yang diamankan membantah terlibat berbuat onar. Mereka berdalih kabur karena takut ketika melihat kedatangan polisi.
“Keterangan empat orang yang telah diamankan, bahwa dirinya tidak ikut terlibat dalam keributan tersebut. Yang bersangkutan takut saat pihak Kepolisian datang ke tempat kejadian, di mana pada saat itu mereka sedang nongkrong di sekitar alun-alun bersama dengan temannya,” ungkap Sandy.
Sandy menambahkan, keempat pria tersebut bersama sepeda motor yang digunakan saat melarikan diri diamankan di Polsek Wonomulyo.
“Diberikan pembinaan, serta agar membenahi sepeda motornya karena menggunakan knalpot brong dan tidak dilengkapi dengan kaca spion dan TNKB,” pungkasnya.
Untuk diketahui, sebelum keributan terjadi Hasbi sempat terlibat cekcok dengan seorang pria saat berada di sekitar Alfamidi Wonomulyo, Rabu (22/5) sekira pukul 21.30 Wita. Cekcok dipicu ketersinggungan, karena Hasbi menegur pria dimaksud lantaran berhenti di depannya menggunakan sepeda motor bersuara cukup keras. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.