DLHK Polman Imbau Warga Sadar usai Viral Pengemudi Mobil Fortuner Dicegat karena Buang Sampah Sembarangan
Penulis / Redaksi:
admin
Selasa, 5 Maret 2024 17:23 WITA
1,026 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Pihak DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan) tanggapi video viral menampilkan aksi warga mencegat pengemudi mobil Fortuner karena buang sampah di pinggir jalan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Warga diimbau meningkatkan kesadaran dan tidak buang sampah sembarangan
"Kita berharap masyarakat bisa sadar tidak buang sampah sembarangan," kata Kabid Kebersihan DLHK Polman, Hajir kepada wartawan, Selasa (05/03/2024).
Hajir mengungkapkan jika pihak DLHK Polman pernah menempatkan fasilitas bak penampungan di lokasi pengemudi mobil Fortuner terpergok buang sampah. Hanya saja fasilitas tersebut telah ditarik agar warga tidak lagi memanfaatkan lokasi tersebut sebagai tempat membuang sampah.
"Kapan ditaruh di situ terus akan menumpuk terus (sampah), kapan sadarnya masyarakat, simalakama sebenarnya sekarang. Karena biar sampah bernilai dibuang juga di situ," ungkapnya.
Dia lalu meminta warga untuk berperan aktif memilah sampah. Apalagi saat ini Pemda Polman masih kesulitan mendapatkan lokasi untuk membuang sampah yang dihasilkan warga.
"Bagus kalau masyarakat berperan aktif memilah sampah nya, untuk sampah organik yang ada halaman rumahnya bisa ditimbun dulu. Karena kondisi sekarang TPA tidak ada, di mana kita membuang pasti dipersoalkan yang mengatasnamakan masyarakat," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, mobil Fortuner dicegat warga usai didapati buang sampah sembarangan di pinggir jalan Trans Sulawesi, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Minggu (03/03) sekira pukul 10.00 Wita.
Salah satu penumpang mobil lalu dipaksa turun untuk mengambil kembali sekantong sampah yang telah dibuangnya.
"Ceritanya ini pada saat anak-anak di sini melakukan pembersihan, pembakaran (sampah), tiba-tiba ada mobil melintas membuang sampah sekitar sini. Makanya saya suruh kembali ambil sampahnya," ujar warga yang mencegat mobil, Udin kepada wartawan, Senin (04/03/2024).
Warga kesal, lantaran bahu jalan yang berdekatan dengan pemukiman warga itu kerap dijadikan tempat buang sampah oleh oknum khususnya pengguna jalan.
Selain merusak pemandangan, tumpukan sampah itu juga menimbulkan bau busuk yang mengganggu kenyamanan warga.
"Sebenarnya ini bukan tempat sampah, ini ada ulah masyarakat tidak bertanggung jawab buang sampah sembarangan sehingga warga yang lewat menganggap ini tempat sampah. Ini sangat luar biasa dampaknya, baunya sangat menyengat," jelas Udin. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.