Sertu Harwanto dan Keluarga, memberi perhatian kepada empat kakak beradik yang ditemukan telantar, pada salah satu kamar kos di Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, (22/9/2020). Keempatnya diketahui ditinggal sang ibu dan diusir mantan ayah tirinya. IST[/caption] Setelah diusir, keempat anak ini berinisiatif menyewa kamar kos, dengan bantuan teman yang dikenalnya di daerah ini. Untuk makan sehari-hari, mereka juga mengandalkan bantuan teman, “ yang bayar kamar kos adalah temannya, termasuk untuk makan sehari-hari, kalau ada makan dia makan, kalau tidak ada puasa lagi, bahkan saat didapati mereka dalam kondisi kelaparan “, ungkap Harwanto. Menurut Harwanto, setelah dilakukan pemantauan bersama pihak kepolisian, tidak satupun barang berharga milik keempat kakak beradik ini, yang ditemukan dalam kamar kos sewaannya, “ Tidak ada barang-barang, mereka tidur di lantai karena tidak ada tikar, hanya ada pakaian yang melekat di badannya, dan infonya itu yang terus mereka pakai. Salah satu anak bernama Rafli sempat menggelandang di pasar, untuk mencari makan “, imbuhnya. Kabar kondisi keempat anak ini akhirnya diketahui pihak keluarga, setelah foto mereka diposting di media sosial, “ Berita ini saya masukkan ke facebook untuk mempercepat menemukan keluarganya, setelah itu ada yang menelpon mengaku keluarganya. Menurut informasi melalui telepon dengan saya, bahwa ibunya pisah meninggal dengan suami pertama dan pisah cerai dengan suami kedua. Si ibu diam-diam pergi bawa anaknya, pihak keluarga tidak pernah tau di mana tempatnya dan sudah lama mencari, nanti setelah ada kejadian ini, baru mereka tahu kabar keempat anak ini ada di wonomulyo “, beber Harwanto. Sejak kabar keberadaan empat kakak beradik yang ditemukan dengan kondisi memprihatinkan, beredar luas di media sosial, banyak warga yang berdatangan, sekedar untuk memberi simpati, bahkan berniat mengadopsi mereka, “ Namun hasil koordinasi kami dengan pihak keluarga melalui sambungan telepon, dan Dinas Sosial Mamuju Tengah, bahwa hari ini mereka akan dijemput oleh neneknya bersama dengan pihak kepolisian dari daerah asalnya “, pungkas Harwanto. (Thaya)