Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Dinas Pendidikan Mamasa Imbau Guru yang Unjuk Rasa Tuntut Tunjangan Agar Sabar dan Berdoa

Penulis / Redaksi: admin
Jumat, 17 Maret 2023 20:58 WITA 473 tayangan 2 menit baca
Dinas Pendidikan Mamasa Imbau Guru yang Unjuk Rasa Tuntut Tunjangan Agar Sabar dan Berdoa
Foto ilustrasi / Dokumentasi Pendidikan - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMASA,- Ratusan guru yang berunjuk rasa menuntut penyaluran dana sertifikasi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, diimbau untuk bersabar dan berdoa. Pihak Dinas Pendidikan mengaku, tertundanya penyaluran dana sertifikasi tersebut karena pemerintah daerah belum menerima transferan dana dari pusat. "Ada masalah tekhnis, menunggu transferan (dana) dari pusat, kalau sudah ada transferan langsung dibayar, "kata Kepala Dinas Pendidikan Mamasa, Rusli saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (17/03/2023). Meski begitu, Rusli tidak bisa memastikan kapan pemerintah pusat akan mentranfer dana tunjangan sertifikasi, yang sudah beberapa bulan dinantikan para guru di daerah ini. "Tidak ada tanggal dan waktu pasti, pemerintah akan upayakan secepatnya. Makanya saya imbau (para guru) untuk bersabar dan banyak berdoa supaya dalam waktu singkat dibayarkan, " ungkapnya. Rusli mengakui, ada ratusan guru di daerah ini yang belum menerima dana tunjangan sertifikasi. Penyaluran dana tersebut tertunda sejak tiga bulan terakhir. "Sekitar tiga bulanan (tertunda), kurang lebih 700 an (guru yang belum terima tunjangan sertifikasi, "tuturnya. Rusli juga tidak menampik, adanya pengalihan anggaran sehingga penyaluran dana tunjangan sertifikasi para guru pada tahun sebelumnya terlambat. "Iya (pengalihan anggaran), saya juga tidak tahu kegiatan apa, karena pemda yang atur, bukan ranahnya saya, "pungkas Rusli. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa David Bamba Layuk, angkat bicara terkait aksi unjuk rasa ratusan guru di daerah ini menuntut dana tunjangan sertifikasi mereka segera dibayarkan. David mengaku akan segera melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan para pihak terkait untuk membahas masalah ini. "Makanya hari selasa kita akan RDP dengan keuangan dan dinas pendidikan,"kata David Bamba Layuk yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (17/03/2023). David juga mengaku mendukung aksi para guru yang memperjuangkan haknya. Apalagi, dana tunjangan yang dituntut para guru, diakui David telah terakomodir dalam APBD Kabupaten Mamasa dan harusnya telah tersalurkan. "Terkait tuntutan guru-guru itu adalah hal yang sangat prinsip dan bagaimana pun pemerintah Kabupaten Mamasa wajib membayarkan haknya,"tuturnya. “Karena di APBD Kabupaten Mamasa 2022 & 2023 semua gaji dan tunjangan sudah di akomodir, jadi wajib hukumnya dibayarkan bagi mereka yg punya hak,"pungkas David. (ady/thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman