Dilanda Longsor dan Banjir, 5 dusun di Sulbar terisolir
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 3 Desember 2018 09:46 WITA
817 tayangan
2 menit baca
B
Binuang,- Kelima dusun tersebut diantaranya, Dusun Cendana, Kaleok, Tandipura, Ato’Lebani dan Padang Kula, di Desa Kaleok, Kec.Binuang, Kab.Polman
Longsor dan Banjir ini terjadi pada sabtu sore (011218), terjadi akibat tingginya intensitas hujan deras yang terus melanda daerah ini sejak sepekan terakhir. Peristiwa ini mengakibatkan terputusnya sejumlah akses jalan utama di desa ini.
“ pemerintah kecamatan dan desa bersama warga telah bersawadaya untuk bersihkan material longsor yang terdiri dari lumpur, bebatuan dan batang pohon “ ujar Camat Binuang, Budhiaty Bestari ketika dikonfirmasi (031218).
Diakui Budhiaty, keterbatasan alat dan tenaga, mengakibatkan upaya pembersihan material longsor ini berlangsung lama.
“ untuk saat ini jalan hanya dapat dilalui kendaraan roda dua, itupun warga harus bergotong royong mengangkat kendaraan baru bisa tembus “ ungkap Budhiaty.
Banjir dan longsor juga merusak tiga jembatan di desa ini, serta melumpuhkan aktifitas belajar mengajar pada SDN Padang Kula, karena halaman dan beberapa gedungnya dipenuhi endapan lumpur.
Sementara itu, Kepala Desa Kaleok, Hajir mengatakan, sampai saat ini belum ada dampak kerusakan yang disebabkan bencana longsor dan banjir. Kendati demikian pihaknya akan berupaya agar akses jalan yang terputus longsor dapat segera dilalui.
" Peristiwa ini sudah kami laporkan ke pimpinan dan dikomunikasikan degan dinas terkait, agar segera dibantu alat berat, untuk membersihkan material longsor “ pungkas Hajir mengatakan. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.