MATAKALI,- Peristiwa malang dialami Kaswan (32 tahun), warga Desa Bunga-Bunga, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar.
Pria yang berprofesi sebagai sopir mobil ini, menderita babak belur akibat dikeroyok sekelompok pemuda saat melintas di jalan Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Selasa malam (17/12/19), sekira pukul 23:30 Wita.
Peristiwa bermula, ketika korban hendak membeli rokok. Dalam perjalanan, korban bertemu dengan sejumlah pelaku, yang memalang jalan menggunakan motor dan bambu. Korban diketahui sempat pulang ke rumah untuk memanggil adiknya, dan kembali ke lokasi para pelaku yang memalang jalan, “ Setelah sampai di TKP, terjadi adu mulut antara pelaku dan korban yang berujung terjadinya aksi pengeroyokan “ kata Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar, AKP Syaiful Isnaini, SE, S.IK, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu siang (18/12/19).
Peristiwa pengeroyokan tersebut, mengakibatkan korban Kaswan menderita sejumlah luka dan telah mendapat perawatan medis di Puskesmas Matakali “ Diantaranya luka robek dan bengkak pada jidad, luka robek pada pelipis, luka memar dan lecet pada hidung, luka memar pada lengan kanan, luka memar dan tergores pada lengan kanan, luka robek pada punggung tangan kanan, luka robek pada pergelangan tangan kiri, luka lecet pada bagian jari tengah tangan kiri, luka bengkak dan rasa sakit pada bagian punggung “ beber Isnaini.
Usai menerima laporan korban dan meminta keterangan saksi, polisi langsung melakukan pengejaran dan mengamankan 7 pelaku pengeroyokan, diantaranya, LK (17 Tahun), Muh. Ramli (19 Tahun) asal Desa Bunga-Bunga, Ansar (20 Tahun), BS (16 Tahun) dan AK (17 Tahun), AA (17 Tahun) dari Desa Patampanua, serta Irsandi (19 Tahun) dari Desa Pasiang
Ketujuh pelaku kini diamankan di Mapolsek Wonomulyo, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil interogasi, masih ada 3 pelaku lainnya yang belum tertangkap, yang identitasnya telah dikantongi polisi. (Thaya)