DIGASKAN Akan Kembangkan Budidaya Nilam di Tutar untuk Kebutuhan Ekspor
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 24 Oktober 2024 11:51 WITA
709 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Polewali Mandar (Polman) nomor urut empat Dirga Adhi Putra Singkarru - Iskandar Muda Baharuddin, berencana mengembangkan budidaya nilam dan membuka peluang ekspor ke luar negeri untuk mengembangkan ekonomi masyarakat.
Rencana itu disampaikan saat berkampanye di Kecamatan Tutar, Rabu (23/10). Hadir dalam kampanye itu, anggota DRPD Sulbar fraksi Nasdem Abdul Rahim, Ketua Bappilu NasDem Sulbar Amri Atjo Babo, wakil ketua tim pemenangan Andi Parial Patajangi, tokoh masyarakat dan ratusan warga sekitar.
Dirga mengatakan, peluang membudidayakan nilam di Tutar sangat besar. Apalagi luas wilayahnya mencakup 30 % dari luas wilayah Kabupaten Polman.
Sarjana S2 lulusan Mancehester University ini mengungkapkan, nilam merupakan bahan baku pembuatan parfum. Sementara nilam dari Tutar Polman menjadi incaran sejumlah perusahaan dunia karena memiliki kualitas premium.
"Saat ini harga minyak dari hasil tanaman nilam berkisar Rp.2.100.000 per kilogram sehingga dengan adanya pengembangan budidaya tanaman nilam ini mampu menopang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Dirga.
Pria yang pernah menjadi pemateri di KTT G20 di Bali ini berjanji jika terpilih menjadi Bupati Polman, akan membantu warga Tutar mengembangkan industri nilam.
"kedepannya harus mendukung industri pengolahannya karena kami berdua sepakat bagaimana bisa membuat produk unggulan yang tersentralisasi disetiap desa dan akan dijadikan sebagai acuan sebagai produk unggulan ekspor," ujar Ketua DPW Nasdem Sulbar itu.
Sementara itu calon wakil Bupati Polman Iskandar Muda Baharuddin Lopa mengatakan, perlunya memperhatikan proses produksi nilam agar lingkungan tetap terjaga dan lestari.
Dia berpesan agar warga tidak merusak lingkungan dengan menebang pohon untuk dijadikan kayu bakar saat melakukan penyulingan. Apalagi saat ini, masyarakat masih melakukan penyulingan dengan cara tradisional.
"Bagaimana cara menggunakan tekhnologi moderen untuk proses produksi dalam penyulingan minyaknya," terang Iskandar.
Salah satu warga dusun Talatikka yang juga sebagai pembudidaya tanaman nilam bernama Amir menyambut baik rencana program yang akan dilakukan oleh pasangan Digaskan.
Dia sangat berharap semoga pasangan ini terpilih menjadi bupati dan wakil bupati ada bantuan dari pemerintah seperti bantuan bibit nilam dan alat produksi untuk penyulingan minyak nilam.
"Karena selama ini kami warga disini masih menggunakan cara tradisional yang menggunakan tungku dan kayu bakar," tandas Amir. (run/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
