WONOMULYO,- Seorang pria bernama Hasanuddin (47 tahun), ditemukan meninggal di areal persawahan warga Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Diduga kuat, korban meninggal akibat serangan jantung.
Kapolsek Wonomulyo AKP Adriyan Frederick Kopong mengatakan, peristiwa terjadi Kamis sore, sekira pukul 16:15 wita. Korban merupakan warga Dusun Lamimisan, Desa Baru, Kecamatan Luyo.
Berdasarkan keterangan saksi kepada polisi, korban sebelumnya diketahui berada di lokasi kejadian, untuk mencari rumput makanan sapi. Namun, korban tiba-tiba terjatuh ketika berjalan menuju pematang sawah.
“ Korban sempat terlihat terlihat berjalan menuju pematang sawah sambil menggendong rumput yang hendak di masukan ke dalam karung. Sesampainya di pematang, korban terlihat terjatuh dengan posisi terlentang, “ ujar Adriyan kepada wartawan melalui pesan singkat, Kamis petang, (28/10/2021).
Saat dihampiri warga, korban diketahui sudah dalam kondisi sekarat dan tidak mampu berbicara.
“ Sehingga saat saksi menghampiri korban untuk melihat keadaannya, korban sudah dalam keadaan sekarat, tidak mampu berbicara apalagi bersuara, “ terang Adriyan.
Menurut Adriyan, korban sempat digotong ke rumah salah satu penduduk untuk mendapat pertolongan, namun nyawanya tidak terselamatkan.
“ Tidak lama kemudian korban dinyatakan meninggal dunia, “ tuturnya.
Berdasarkan hasil visum yang dilakukan pihak medis Puskesmas Wonomulyo bersama Tim Identifikasi Polres Polewali Mandar, tidak ditemukan adanya bekas kekerasan atau luka di tubuh korban.
Kendati pihak keluarga mengaku korban tidak memiliki riwayat penyakit, diduga kuat korban meninggal akibat seragan jantung. (Thaya)
Tulisan dalam berita ini telah diedit. Sebelumnya ada kekeliruan tulisan pada berita sebelumnya....
Diduga Serangan Jantung, Warga Luyo Meninggal saat Cari Rumput di Sawah
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 28 Oktober 2021 22:40 WITA
660 tayangan
2 menit baca
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.