Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Diduga Korban Pembunuhan, Wartawan di Mateng Ditemukan Bersimbah Darah

Penulis / Redaksi: admin
Jumat, 21 Agustus 2020 00:06 WITA 618 tayangan 2 menit baca
Diduga Korban Pembunuhan, Wartawan di Mateng Ditemukan Bersimbah Darah
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMUJU TENGAH,- Demas Laira (28 Tahun), salah satu wartawan media online di Kabupaten Mamuju Tengah, ditemukan tewas dengan kondisi bersimbah darah, diduga akibat dibunuh. Peristiwa naas terjadi Jalan Poros Dusun Salibijau, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kamis dini hari (20/08/20), sekira pukul 02:05 Wita. Warga yang melaporkan peristiwa ini kepada pihak berwajib, sempat menduga Demas tewas akibat kecelakaan. Polisi yang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), menemukan sejumlah luka tusukan di tubuh korban. “ Dilaporkan ke Polsek Karosssa terkait penemuan mayat seorang lelaki atas nama Demas Laira, di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa. Oleh karena itu Polsek Karossa mendatangi TKP yang dugaan awal merupakan korban kecelakaan lalu lintas , tetapi setelah ditangani Polsek Karossa ditemukan beberapa luka tusuk di tubuh korban “, kata Kasat Reskrim Polres Mateng, IPTU Agung Setyo Negoro kepada wartawan. Berdasarkan hasil identifikasi dan olah TKP, ditemukan sedikitnya 8 luka tusukan di tubuh korban, “  Beberapa luka di badan korban, diduga kuat luka tusuk menggunakan senjata tajam, berada pada bagian dada hingga ketiak dan tangan korban “ beber Agung. Diakui Agung, saat ini pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi, untuk mengungkap identitas pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa, “ Saat ini Polsek Karosssa sedang memeriksa saksi yang pertama kali menemukan mayat, dan saksi lainnya yang ikut serta melihat dan mendengar adanya orang yang lewat pada malam hari itu “, ungkapnya. Di sekitar lokasi korban, polisi menemukan sebuah sepatu tanpa pasangan, yang belum diketahui pemiliknya. Polisi juga mengamankan barang bukti lainnya, diantaranya kartu identitas KTP dan SIM, Id Card Media Online, serta satu unit sepeda motor. Usai dievakuasi ke Rumah Sakit Mateng untuk jalani pemeriksaan lebih lanjut, jenazah korban langsung dijemput pihak keluarga, untuk disemayamkan di rumah duka, di Desa Bambadaru, Kecamatan Tobadak. Jerit tangis histeris keluarga pecah, melihat korban terbujur kaku tidak bernyawa. Mereka tidak menduga, korban pergi untuk selamanya dengan cara tragis. Kelurga mendesak polisi mengungkap identitas pelaku untuk pertanggung jawabkan perbuatannya, “ Kami sangat terpukul, sebab adik kami ini mengalami hal yang sangat tragis bagi kami “ ungkap keluarga korban Octovianus. (Thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman