Diduga Dendam, Warga Wonomulyo Nekat Tebas Saudaranya
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 28 Februari 2022 21:01 WITA
715 tayangan
2 menit baca
WONOMULYO,- Seorang pria berinisial TA (54 tahun), warga Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, harus berurusan dengan polisi, lantaran nekat menebas saudaranya berinisial TW (68 tahun) hingga terluka parah. Diduga kuat, peristiwa penganiayaan ini dipicu dendam lama.
Peristiwa naas ini terjadi di Dusun Kebundalam, Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Senin sore (28/02), sekira pukul 16:30 wita. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan, lantaran luka serius di wajah akibat sabetan parang.
Kapolsek Urban Wonomulyo, Kompol Adriyan Frederick Kopong mengatakan, saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Wonomulyo, berikut barang bukti senjata tajam jenis parang yang dipakai menganiaya korban.
“Pelaku telah diamankan, kami menghimbau pihak keluarga agar tidak melakukan aksi balasan,”ujar Adriyan kepada wartawan, Senin (28/02/2022).
Adriyan menyebut, korban dan pelaku adalah kakak beradik. Sesaat sebelum kejadian, korban diketahui meninggalkan rumah, dengan maksud mencari daun pisang atas permintaan anaknya.
“Berselang beberapa saat, korban kembali ke rumahnya sambil menutupi pelipis kirinya menggunakan tangan, dengan kondisi darah yang terus menetes,”terang mantan Kasat Lantas Polres Polewali Mandar ini.
Sementara TA mengaku tega menganiaya korban lantaran dendam. Sebabnya, korban pernah mengeroyok pelaku hingga terluka parah.
“Saya juga dendam pak, soalnya saya pernah dikeroyok, sampai tulang rusukku patah,”ungkap TA kepada polisi.
Menurut TA, tindak penganiayaan ini bermula ketika dirinya sedang duduk di rumah saudaranya yang lain. Tidak lama, korban datang dan menantangnya sembari menghunus parang.
“Dia (korban) datang naik motor, setelah turun dari motor dia cabut parangnya dan menantang saya, akhirnya saya parangi satu kali, setelah itu pergi,”kilah TA. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.