Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Diduga Depresi, Ibu Tiga Anak di Tutar Nekat Gantung Diri

Penulis / Redaksi: admin
Minggu, 23 Februari 2020 15:46 WITA 1,069 tayangan 2 menit baca
Diduga Depresi, Ibu Tiga Anak di Tutar Nekat Gantung Diri
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!

TUTAR,- Persitiwa yang gegerkan warga terjadi di Dusun Patulang, Desa Ambopadang, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar. Korban ibu tiga anak bernama Sitti Saora (47 Tahun).

Salah seorang saksi mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan anak bungsunya bernama Aidil (15 tahun), dengan kondisi tergantung dan leher terlilit tali nilon, di ruang tengah rumah, Minggu pagi (23/02/20), sekira pukul 06:30 wita.

“ Yang pertama kali melihat korban itu adalah anaknya sendiri bernama Aidil, dia yang langsung memberitahu warga terkait kondisi ibunya, setelah mendapat informasi dari tetangga, saya langsung ke sini bersama tetangga untuk melihat kondisi korban yang sudah dalam posisi tergantung, sementara anaknya menangis di depan rumah “ ungkap Hammadang.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian, langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban. Selain meminta keterangan sejumlah saksi, polisi juga melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Tim Identifikasi Polres Polman bersama Petugas Medis dari Puskesmas Tutar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban.

Kapolsek Tutar, IPTU Hammadiah mengungkapkan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya, lantaran depresi menghadapi masalah ekonomi. Selain itu korban diketahui memiliki riwayat penyakit kejiwaan dan pernah menjalani pemasungan, “ Yang melatar belakangi sehingga korban nekat gantung diri, diduga disebabkan faktor ekonomi, setelah saya konfirmasi dengan ibu kandung korban termasuk beberapa warga, korban waktu mengandung anak pertama pernah mengalami gangguan kejiwaan, beberapa tahun kemudian setelah melahirkan anak ketiga, korban pernah dipasung selama beberapa bulan “ jelas Hammadiah kepada wartawan.

Sehari-hari korban tinggal bersama anak bungsunya, yang saat kejadian sedang menginap di rumah tetangga, sementara dua anaknya yang lain telah berkeluarga dan tinggal di rumah masing-masing. Suami korban bernama Cico (47 Tahun), juga telah lama menikah lagi. (Thaya)

Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman