Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Diduga Depresi Hadapi Persoalan Rumah Tangga, Pria di Matakali Coba Bunuh Diri

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 1 Oktober 2022 08:47 WITA 351 tayangan 2 menit baca
Diduga Depresi Hadapi Persoalan Rumah Tangga, Pria di Matakali Coba Bunuh Diri
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
Peringatan ! informasi dalam artikel ini tidak untuk ditiru. Jika merasakan ada gejala depresi ataupun keinginan untuk mengakhiri hidup, harap segera berkonsultasi kepada pihak yang dapat membantu untuk langkah pencegahan. MATAKALI,- Percobaan bunuh diri dilakukan pria berinisial RA (40 tahun), warga Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. RA mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara mengkonsumsi obat nyamuk, hingga berupaya menggorok lehernya menggunakan parang. Polisi menduga, RA depresi menghadapi persoalan rumah tangga. “Kemungkinan penyebabnya karena depresi, ada masalah rumah tangga,”kata Kanit SPKT Polsek Urban Wonomulyo, AIPDA Setio Untoro kepada wartawan, Jumat (30/09/2022). Peristiwa yang gegerkan warga ini terjadi Jumat malam (30/09). RA sempat mengamuk di rumahnya, membuat anak dan istrinya terpaksa mengungsi karena ketakutan. Bahkan, salah satu anak RA berulang kali jatuh pingsan. Beruntung, upaya RA menggorok lehernya menggunakan parang, berhasil digagalkan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. “Parangnya berhasil direbut seorang warga yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian. Warga tersebut mengalami luka di telapak saat berupaya menarik parang dari tangan korban,”terang Setyo. Kepada polisi, RA mengaku aksi nekatnya bermula ketika sang istri menyampaikan masukan dari tetangga, jika mereka harus nikah kembali setelah pisah ranjang. “Awalnya saya mau masuk ke rumah makan, sebelum masuk ke dalam rumah, istri menyampaikan kepada saya, kalau ada yang mengatakan, bahwa saya tidak bisa sama-sama (dengan istri) sebelum nikah ulang karena sudah sempat pisah,”ungkap RA kepada polisi. RA mengaku kesal dan bingung, sebab, sang istri kembali menyampaikan, jika rumahnya harus dibongkar ketika mereka rujuk kembali. “Terus dia sampaikan lagi, katanya kalau kita sama-sama, ini rumah harus dibongkar, karena ibu bukan lokasi saya,”tururnya lirih. Untuk kepentingan lebih lanjut, polisi awalnya hendak menggelandang RA ke Polsek Urban Wonomulyo. Dalam perjalanan kondisi RA memburuk, diduga akibat pengaruh obat nyamuk yang dikonsumsinya. Polisi langsung mengevakuasi RA ke Puksesmas Matakali, untuk mendapat perawatan intensif. Berdasarkan keterangan dari salah satu warga, RA diketahui terlebih dahulu mengkonsumsi obat nyamuk, kemudian berupaya menggorok lehernya menggunakan parang. “Sudah memang minum obat nyamuk, tadi posisi parang sudah di lehernya, mau dihantamkan ke dirinya, tapi saya tahan dan tarik dari belakang,”terang warga bernama kadir kepada polisi. (thaya)  
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman