Diduga Dendam, Remaja di Pasangkayu Habisi Nyawa Temannya
Penulis / Redaksi:
admin
Sabtu, 12 Februari 2022 20:28 WITA
586 tayangan
2 menit baca
PASANGKAYU,- Seorang remaja berinisial AS (15 Tahun) di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, diamankan Polisi lantaran tega menghabisi nyawa temannya menggunakan badik. Peristiwa naas ini terekam kamera pengawas yang beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman video pendek tersebut, terlihat pelaku sebelumnya memanggil-manggil korban. Karena tidak dihiraukan, pelaku kemudian menghampiri korban kemudian melakukan penganiayaan. Korban terlihat sempat berupaya memberikan perlawanan kemudian melarikan diri. Pelaku kabur setelah melihat kedatangan sejumlah warga.
Kasat Reskrim Polres Pasangkayu IPTU Ronald Suhartawan Hadipura mengatakan, peristiwa naas tersebut terjadi di Desa Jengeng, Kecamatan Tikke Raya, pada Kamis siang (10/02) lalu, sekira pukul 13:00 wita. Korban bernama Sulfira (16 tahun), meregang nyawa akibat luka tusuk pada bagian dada.
“Kurang lebih empat jam sejak peristiwa penganiayaan, tim mendapat titik terang keberadaan pelaku. Sehingga tim bergerak cepat mengamankan pelaku di rumah temannya,”ujar Ronald kepada wartawan, Sabtu (12/02/2022).
Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, diketahui tindak penganiayaan pelaku dipicu dendam. Pelaku merasa telah direndahkan oleh korban.
"Sesaat sebelum kejadian, pelaku sempat memanggil korban yang saat itu sedang bermain game untuk diajak berkelahi. Karena tidak dihiraukan, pelaku kemudian menghampiri dan menyerang korban menggunakan senjata tajam, kemudian melarikan diri,”beber Ronald.
Ronald menyebut, saat ini pelaku telah diamankan di kantor polisi. Sejumlah barang, diantaranya sebilah badik yang dipakai menyerang korban, pakaian dan sepeda motor disita polisi sebagai barang bukti.
“Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Pasangkayu untuk jalani pemeriksaan lebih lanjut,”pungkasnya. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.