MAPILLI,- Warga Dusun Manye-Manye, Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, diliputi ketegangan akibat peristiwa keributan antar pemuda, yang terjadi Sabtu malam (29/02/20), sekira pukul 21:00 wita.
Keributan dipicu, tindak penganiayaan yang dilami Maslan Jailani (18 Tahun), pelajar asal Dusun Manye-Manye, Desa Kurma, yang dilakukan dua pelaku masing-masing berinisial PA, warga Dusun Kaondo-ondo Desa Kurma, dan KI, warga Dusun Sila-Sila, Desa Rappang Barat, Kecamatan Mapilli. Peristiwa mengakibatkan korban menderita luka lebam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, peristiwa bermula ketika korban yang sedang duduk sambil memainkan heand phone di pinggir jalan, tiba-tiba didatangi pelaku bekendara sepeda motor dan langsung melakukan penganiayaan.
“ Ini bukan pertama kalinya mereka terlibat keributan, sudah beberapa kali terjadi ketika mereka bertemu di pinggir jalan “ kata Kepala Dusun Manye-Manye, Mansur.
Warga setempat yang mengetahui peristiwa tersebut, sempat mencoba mengejar para pelaku dan melakukan aksi balasan , “ Yang menjadi persoalan karena masalah ini sudah dimasuki para orang tua, jadi memang sangat rawan “ ungkapnya.
Ketegangan yang ditimbulkan keributan ini tidak berlangsung lama, setelah aparat kepolisian dari Polres Polman dan Polsek Urban Wonomulyo, tiba di lokasi kejadian untuk mengendalikan situasi. Kuat dugaan keributan ini dipicu persoalan lama, di mana sebelumnya korban dan pelaku diketahui sempat terlibat perkelahian. (Thaya)