Salah satu korban, Sulami (60 tahun), langsung jatuh pingsan saat melihat rumahnya rata dengan tanah. Oleh sejumlah warga, wanita yang berprofesi sebagai pedagang gorengan ini langsung dievakuasi untuk mendapat pertolongan, “ Saya tidak tahu kalau ada kebakaran, tadi baru diberitahu tetangga kalau rumah kios tempat saya berjualan habis terbakar, awalnya tidak percaya soalnya kan lagi kosong jadi tidak mungkin ada api “ ujarnya dengan berurai air mata, di lokasi kebakaran.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun kerugian total yang diderita para korban ditaksir mencapai seratusan juta rupiah. Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, lokasi kebakaran diberi garis polisi. (Thaya)
Diduga Akibat Korsleting Listrik, 5 Rumah Kios di Wonomulyo Habis Terbakar
Penulis / Redaksi:
admin
Jumat, 16 Agustus 2019 10:06 WITA
944 tayangan
2 menit baca
WONOMULYO ,- Kebakaran yang sempat memicu kepanikan warga, terjadi di Jalan Padi Unggul, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Jumat dini hari (16/08/19). Api berkobar cepat membakar 5 unit rumah kios, yang berada di sekitar Terminal Wonomulyo.
Menggunakan alat seadanya dibantu mobil pemadam kebakaran, warga berupaya memadamkan kobarakan api sebelum meluas ke rumah lainnya. Hanya dalam waktu singkat, rumah kios yang dibangun menggunakan bahan semi permanen tersebut rata dengan tanah.
Aparat kepolisian yang melakukan penyelidikan, menduga kebakaran dipicu akibat korsleting arus listrik, “ Kemungkinan akibat korsleting listrik, apalagi saat kejadian para pemilik korban sedang tidak berada di rumah, lantaran berjualan di pasar subuh yang tidak jauh dari lokasi kejadian “ kata Kanit Reskrim Polsek Wonomulyo, IPDA Firman, saat dikonfirmasi wartawan di kantornya.
Salah satu korban, Sulami (60 tahun), langsung jatuh pingsan saat melihat rumahnya rata dengan tanah. Oleh sejumlah warga, wanita yang berprofesi sebagai pedagang gorengan ini langsung dievakuasi untuk mendapat pertolongan, “ Saya tidak tahu kalau ada kebakaran, tadi baru diberitahu tetangga kalau rumah kios tempat saya berjualan habis terbakar, awalnya tidak percaya soalnya kan lagi kosong jadi tidak mungkin ada api “ ujarnya dengan berurai air mata, di lokasi kebakaran.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun kerugian total yang diderita para korban ditaksir mencapai seratusan juta rupiah. Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, lokasi kebakaran diberi garis polisi. (Thaya)
Salah satu korban, Sulami (60 tahun), langsung jatuh pingsan saat melihat rumahnya rata dengan tanah. Oleh sejumlah warga, wanita yang berprofesi sebagai pedagang gorengan ini langsung dievakuasi untuk mendapat pertolongan, “ Saya tidak tahu kalau ada kebakaran, tadi baru diberitahu tetangga kalau rumah kios tempat saya berjualan habis terbakar, awalnya tidak percaya soalnya kan lagi kosong jadi tidak mungkin ada api “ ujarnya dengan berurai air mata, di lokasi kebakaran.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, namun kerugian total yang diderita para korban ditaksir mencapai seratusan juta rupiah. Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, lokasi kebakaran diberi garis polisi. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.