Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Dibully, Pemicu Pertikaian Remaja di Pasiang Yang Merenggut Korban Jiwa

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 18 Desember 2019 13:07 WITA 1,022 tayangan 2 menit baca
Dibully, Pemicu Pertikaian Remaja di Pasiang Yang Merenggut Korban Jiwa
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!

MATAKALI,- Setelah sempat melarikan diri, usai menikam remaja sekampungnya hingga meninggal dunia, tersangka RM (17 tahun), warga Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, akhirnya menyerahkan diri ke Polres Polewali Mandar, Rabu pagi (18/12/19).

Saat diperiksa polisi, RM yang masih berstatus pelajar mengaku, tindakannya menikam korban berawal dari percekcokan lantaran dirinya kerap dibully, “ Jadi menurut keterangan dari tersangka, pemicunya adalah tersangka sering dibully jadi dia merasa sakit hati “ kata Kasat Reskrim Polres Polewali Mandar, AKP Syaiful Isnaini, SE.,S.IK.

“ Kemudian terakhir, tersangka juga mengaku sempat dipukul oleh korban “ sambung Isnaini, yang dikonfirmasi wartawan di kantornya.

Pasca peristiwa pembunuhan tersebut, sempat beredar kabar akan adanya aksi balasan keluarga korban ke rumah pelaku yang berjarak sekitar satu kilometer saja. Polisi juga menemukan sepeda motor, diduga milik tersangka dalam kondisi hangus terbakar, “ Kita dari polres dan polsek wonomulyo langsung meluncur ke TKP untuk melakukan upaya antisipasi, ada sebahagian yang ke rumah tersangka, sementara lainnya ke rumah korban “ jelas Isnaini.

Untuk pertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka RM dijerat polisi menggunakan pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Sementara keluarga pelaku memilih meninggalkan rumah, untuk menghindari terjadinya hal tidak diinginkan.

Peristiwa pembunuhan yang menghilangkan nyawa Muhammad Hasnur (16 tahun), terjadi Selasa malam (17/12/19), sekira pukul 22:15 Wita. Korban tewas dengan tiga luka tusukan senjata tajam di tubuhnya.

Sebelumnya korban dan pelaku diketahui sempat terlibat perkelahian di sudut lapangan desa. Kendati sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan, nyawa korban tidak terselamatkan.

Kedatangan jenazah korban di rumah duka, disambut jerit tangis histeris keluarga. Korban dikebumikan pihak keluarga, di taman pemakaman umum setempat .

Polisi menghimbau keluarga korban untuk bersabar dan tetap tenang, serta menyerahkan  penanganan kasus pembunuhan ini kepada pihak berwajib. (Thaya)

Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman