Dewan Pendidikan Polman ; Pendidikan Bukan Sekadar Ilmu, Juga Moralitas
Penulis / Redaksi:
admin
Minggu, 3 Mei 2026 05:23 WITA
234 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR, - Wakil Ketua Dewan Pendidikan Polewali Mandar (Polman), Herman Kadir, menegaskan pentingnya menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa pendidikan moral harus menjadi fondasi utama dalam sistem pendidikan.
“Banyak orang yang cerdas secara akademik, namun belum tentu mampu menempatkan etika dan moral dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, pendidikan moral harus lebih diutamakan,” kata Herman Kadir yang juga tenaga ahli Gubernur Provinsi Sulawesi Barat dalam keterangannya, Sabtu (02/05/2026).
Menurut Herman, peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap tanggal 2 Mei menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali makna pendidikan yang sesungguhnya.
Tanggal ini tidak lepas dari sejarah perjuangan Ki Hajar Dewantara, pelopor pendidikan nasional yang menekankan bahwa pendidikan adalah proses memanusiakan manusia.
"Dalam perjalanannya, dunia pendidikan telah melahirkan banyak individu hebat dan berprestasi. Namun, di sisi lain, masih terdapat berbagai tantangan, termasuk praktik diskriminasi dan kurangnya penekanan pada nilai-nilai etika," ujarnya.
Melalui refleksi Hardiknas, Herman berharap seluruh pemangku kepentingan benar-benar memahami substansi pendidikan yang utuh, yakni keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kematangan moral.
Pria yang akrab disapa Herpol ini juga menegaskan Momentum Hardiknas diharapkan mampu menjadi titik balik untuk memperkuat arah pendidikan Indonesia, agar tidak hanya menghasilkan generasi yang pintar secara ilmu, tetapi juga berakhlak dan berintegritas tinggi, khususnya di Provinsi Sulawesi Barat.
"Pendidikan sejatinya bukan hanya tentang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan moralitas," pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.