Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Wanita Muda di Mamuju Tega Buang Bayinya

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 12 Februari 2022 20:21 WITA 652 tayangan 2 menit baca
Wanita Muda di Mamuju Tega Buang Bayinya
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMUJU,- Seorang wanita berinisial SE (20 Tahun) warga Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, harus berurusan dengan polisi lantaran tega membuang bayi yang baru dilahirkannya. Perbuatan tersebut dilakukan untuk menutupi rasa malu, karena sang bayi lahir dari hasil hubungan gelap. Terungkapnya peristiwa memilukan ini, berawal dari penemuan jenazah bayi perempuan dalam kondisi mengapung dalam kolam bekas galian di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sabtu siang (12/02) sekira pukul 12:30 wita. Polisi yang menerima laporan, langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah sang bayi, termasuk melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi malang tersebut. “Setelah itu kami melakukan pendalaman, mencatat saksi, interogasi saksi, kami koordinasi dengan pihak Puskesmas terdekat, apakah ada masyarakat yang datang berobat sebelum kejadian. Kesimpulan, kami telah mengamankan satu orang yang diduga orang tua dari jasad bayi tersebut,”ungkap Kanit Reskrim Polsek Kalukku BRIPKA Muh Iqbal kepada wartawan di lokasi penemuan jasad bayi, Sabtu sore (12/02/2022). Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Pandu Arief Setiawan mengatakan, sebelumnya SE sempat menolak mengakui perbuatannya. Apalagi selama ini, tidak ada yang mengetahui jika dirinya dalam kondisi hamil. SE yang merupakan seorang janda, akhirnya mengaku melahirkan bayi malang tersebut pada Rabu lalu (09/02) sekira pukul 06:00 wita. Proses persalinan SE berlangsung di kamar mandi tanpa bantuan orang lain. “Dari hasil pemeriksaan, dia (SE) mengaku tidak menceritakan perihal kehamilannya kepada siapapun juga termasuk keluarga, karena takut jika diketahui hamil dari hasil hubungan gelap,”ungkap Pandu melalui pesan singkat. Lanjut kata Pandu, usai melahirkan SE langsung membawa bayinya ke lahan kosong bekas galian, berjarak sekira 800 meter dari rumahnya. Bayi malang tersebut kemudian diletakkan di samping pohon dekat genangan air dalam kondisi masih bernyawa. “Setelah kembali ke rumahnya, SE mengalami pendarahan. Pihak keluarga sempat menanyakan tentang apa yang telah dialaminya, namun SE tidak memberikan jawaban,”pungkas Pandu. Untuk kepentingan lebih lanjut, SE langsung diamankan polisi ke Polresta Mamuju. Sementara jasad bayinya  dibawa ke RS Bhayangkara Mamuju untuk dilakukan visum. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman