Debat Pertama Cagub-Cawagub Sulbar di Polman Dianggap Tidak Peduli Lingkungan
Penulis / Redaksi:
admin
Rabu, 30 Oktober 2024 21:42 WITA
378 tayangan
1 menit baca
POLEWALI MANDAR,- Pelaksanaan debat publik pertama Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sulawesi Barat (Sulbar) dianggap tidak peduli lingkungan. Padahal salah satu tema dalam debat berkaitan dengan isu lingkungan.
Hal tersebut disampaikan pemerhati lingkungan yang juga Ketua Sahabat Penyu Polman Muhammad Yusri.
Yusri membeberkan alasannya. Sebab dalam pelaksanaan debat publik tersebut, panitia penyelenggara masih menggunakan botol plastik air minum yang disiapkan untuk setiap peserta debat.
"Menyayangkan karena panitia tidak menyiapkan atau mengimbau peserta debat untuk membawa tumbler, karena ini kita bicara soal lingkungan," kata Yusri kepada wartawan, Rabu (30/10/2024).
Debat pertama yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulbar, berlangsung di Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Kabupaten Polman, Rabu (30/10)
Menurut Yusri, dalam moment debat ini setiap paslon harusnya menjadi contoh buat masyarakat, untuk tidak menggunakan botol plastik karena tidak ramah lingkungan.
"Harusnya para calon kita bisa menjadi contoh terkait ramah lingkungan," ujarnya.
Yusri menegaskan, keberadaan botol plastik sebagai wadah minum yang disiapkan panitia untuk setiap paslon Cagub dan Cawagub bertentangan dengan penyu yang merupakan maskot KPU.
"Tidak nyambung dengan maskot KPU yaitu penyu. Penyu itu anti plastik," pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.
