Dahan Pohon Besar Patah di Mamasa, Rusak 3 Rumah Adat - 4 Lumbung Padi
Penulis / Redaksi:
admin
Kamis, 26 Oktober 2023 00:00 WITA
637 tayangan
2 menit baca
MAMASA,- Sedikitnya tiga rumah adat di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, rusak parah usai tertimpa patahan dahan pohon beringin berukuran besar. Selain itu, empat lumbung padi juga alami kerusakan parah.
"Rumah rusak parah. Kebetulan di bawah dahan pohon besar ini ada tiga rumah adat, rumah tua. Kemudian ada empat lumbung warga yang berisi padi," kata Kepala BPBD Mamasa Gusti Harniawan kepada wartawan melalui sambungan telepon, Rabu malam (25/10/2023).
Peristiwa terjadi sekira pukul 15:30 di Desa Salutambung, Kecamatan Pana, Rabu (25/10). Berdasarkan laporan yang diterima BPBD dahan pohon beringin besar tersebut patah karena angin kencang.
"Ada pohon beringin yang besar sekali dahannya patah, sepertinya karena kelebihan beban dahannya sendiri, bukan pohonnya yang tumbang. Berdasarkan laporan karena angin kencang," jelasnya.
Gusti mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena saat kejadian kampung dalam kondisi kosong.
Meski begitu dia menyebut sejumlah warga terpaksa mengungsi karena rumah adat yang tertimpa dahan pohon dalam kondisi rusak parah dan tidak bisa ditempati.
"Kebetulan kampung lagi kosong karena warga sedang berada di lahan persawahan. Di kampung tidak ada warga sehingga alhamdulillah tidak ada korban, tetapi kerugian yang diderita warga cukup besar," bebernya.
"Saya belum bisa memastikan itu (jumlah KK terdampak), untuk sementara mengungsi di rumah tetangga di dalam kampung," sambung Gusti.
Menurut Gusti, Tim dari BPBD Mamasa sedang bersiap menuju lokasi untuk melakukan verifikasi rumah terdampak.
"Malam ini Tim BPBD Mamasa mempersiapkan keberangkatan karena jalur ke Pana luar biasa. Untuk sementara berdasarkan laporan warga kondisi rumah rusak parah, tapi kami harus memverifikasi langsung melalui tim reaksi cepat ke lapangan," tutupnya. (Thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.