Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Curah Hujan Tinggi sebabkan Tiga Rumah Ambruk di Mamasa

Penulis / Redaksi: admin
Rabu, 19 Oktober 2022 20:09 WITA 399 tayangan 2 menit baca
Curah Hujan Tinggi sebabkan Tiga Rumah Ambruk di Mamasa
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMASA,- Tiga bangunan rumah warga ambruk akibat terguling di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Penyebabnya, tanah tempat rumah dibangun amblas setelah beberapa jam diguyur hujan lebat. “Tiga rumah (ambruk), yang di pinggir jalan poros dua rumah, dekat taman kanak-kanak satu rumah,”kata Kepala Dusun Posi Padang, Paulus Tandi kepada wartawan, Rabu (19/10/2022). Peristiwa ini terjadi di Dusun Posi Padang, Desa Balla, Kecamatan Balla. Bangunan rumah terguling ke dalam sungai yang berada di sisi jalan. Tiga rumah yang ambruk masing-masing milik warga bernama Nining, Sarce dan Sattu. Paulus Tandi menyebut, dua rumah ambruk sekira pukul 19:00 wita, Selasa (18/10). Satu rumah lainnya ambruk pada pukul 07:00 wita, Rabu (19/10). “Yang dua rumah tadi malam, yang ini sekarang pagi, penyebabnya longsor karena hujan lebat, jadi longsor,”ungkapnya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Saat kejadian, seluruh penghuni rumah sedang berada di luar. Paulus Tandi berharap ada bantuan untuk meringankan beban para korban. “Tidak ada korban, karena pemilik rumah sempat keluar dari rumah sebelum kejadian, sudah didata semuam bantuan sampai sekarang belum ada,”tandasnya. Salah satu korban bernama Sarce (57 tahun) mengaku tidak dapat menyelamatkan satupun harta benda, selain kain tenun pesanan orang lain. “Tidak ada barang yang bisa diselamatkan, cuman tenun orang yang saya buat,”tuturnya lirih. Sarce mengaku sebelumnya sudah waspada. Sebab, dapur rumahnya sudah lebih dahulu mengalami kerusakan akibat tanahnya amblas. “Kemarin sudah ada tanda-tanda akan ada longsor, dapur duluan yang longsor, sekira jam tujuh malam, jam tujuh pagi longsor lagi, jatuhmi rumah,”bebernya. Saat kejadian, Sarce mengaku sudah keluar dari rumah untuk mengamankan diri sembari menyelamatkan sarung sutra pesanan orang lain. “Kebetulan saat kejadian, saya pas lagi di luar rumah, di jalan, habis amankan tenun pesanan orang, saya takut jangan sampai rusak, takutnya kita ganti sementara tidak ada uang,”pungas Sarce sedih. Dibantu warga, pemilik rumah berupaya membongkar material rumah yang masih bisa terpakai, sembari mengamankan barang yang bisa diselamatkan. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman