Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Cerita Pria di Mamasa, Bawa Pulang Granat Temuan karena Tak Tahu Bahaya

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 4 Maret 2023 20:41 WITA 551 tayangan 2 menit baca
Cerita Pria di Mamasa, Bawa Pulang Granat Temuan karena Tak Tahu Bahaya
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
MAMASA,- Penemuan granat tangan berbentuk nanas gegerkan warga di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Warga bernama Muliadi (42 tahun) mengaku sempat membawa pulang granat temuan itu ke rumahnya, karena tidak mengetahui jika benda tersebut berbahaya. “Sempat saya bawa pulang ke rumah (granat) karena saya tidak tahu ini apa. Apakah berbahaya atau tidak, sekarang biar lihat saja sudah takut,”kata Muliadi kepada wartawan, Sabtu (04/03/2023). Muliadi menuturkan, granat nanas tersebut pertama kali ditemukan oleh anaknya bernama Panji (5 tahun), yang saat itu membantu mencari batu dalam aliran sungai kecil. Muliadi mengaku sempat menduga, jika benda berkarat yang ditemukan Panji adalah buah coklat. “Sempat saya kira coklat kering, tapi saya heran kenapa berat dan seperti besi,”ujarnya. Muliadi lantas membawa granat tangan tersebut pulang ke rumahnya untuk difoto. Foto granat kemudian dikirim melalui pesan singkat ke salah satu kerabatnya yang merupakan anggota polisi. “Saya lalu hubungi keluarga yang polisi, setelah itu dia bilang kalau itu (granat) barang berbahaya. Dia langsung meminta saya agar membawa granat tersebut ke tempat aman yang jauh dari rumah,”tuturnya. Sebelumnya diberitakan, warga Desa Leko, Kecamatan Rantebulahan Timur, bernama Muliadi (42 tahun) menemukan granat ketika mengumpulkan batu dalam aliran sungai kecil, tidak jauh dari rumahnya. “Benar kita ada dugaan bahwa yang ditemukan sama masyarakat atas nama Muliadi adalah bahan peledak jenis granat,”kata Kasat Reskrim Polres Mamasa, Iptu Hamring kepada wartawan, Sabtu (04/03/2023). Penemuan granat terjadi di Dusun Kanang, Desa Leko, sekira pukul 08:30 WITA, Sabtu (04/03). Granat kemudian diamankan di tengah areal perkebunan, yang jaraknya sekira 200 meter dari pemukiman warga. “Yang saat ini kita lakukan pengamanan barang bukti dimaksud dengan cara memasang police line di tkp (tempat kejadian peristiwa), sambil dijaga anggota Polsek Mambi dan Tim Brimobda Polda Sulbar,”ungkap Hamring. (thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman