Senin, 8 April 2019 13:12 WITA
1,099 tayangan
2 menit baca
POLEWALI,- Seperti yang dirasakan para guru dan murid di Sekolah Dasar Negeri 002, di Jalan Pangiu, Kelurahan Polewali, Kecamatan Polewali, Polewali Mandar, Senin siang (08/04/19).
Terlihat para guru dan murid yang kesulitan melangsungkan proses belajar mengajar, akibat bau busuk menyengat yang bersumber dari salah satu tambak milik warga, yang posisinya persis berada di depan sekolah.
Saat angin bertiup kencang apalagi dengan kondisi cuaca panas, bau busuk tersebut akan semakin menyengat, tidak hanya mengganggu proses belajar mengajar murid dan guru, tetapi juga aktifitas warga di daerah ini.

Guru dan murid yang bertahan di kelas, terpaksa menutup hidung menggunakan kedua tangan, kain ataupun buku untuk mengurangi aroma tidak sedap yang sangat mengganggu, sementara lainnya terlihat keluar masuk ruang kelas, lantaran merasa mual mencium bau busuk tersebut.
“ Baunya sangat mengganggu, merusak konsentrasi belajar, lebih baik ke luar ruangan, daripada bertahan dalam kelas rasanya mau mabuk, apalagi cuaca sangat panas “ ujar salah seorang murid, Arfah.
Salah seorang guru, Musdar yang dikonfirmasi wartawan mengaku, bau busuk tersebut bersumber dari bangkai ribuan ikan mujair dalam tambak yang mengambang setelah diracun oleh pemiliknya.
“ Ikannya sengaja diracun oleh pemilik tambak, karena dianggap menjadi parasit bagi ikan jenis lainnya, cuman sayang karena setelah mengambang, ikan yang mati tidak dikumpulkan untuk dibuang malah dibiarkan begitu saja “ ungkapnya.

Diakui, kondisi seperti ini telah berulang kali terjadi, khususnya saat ikan dalam tambak selesai dipanen, “ Sudah sangat sering, biasanya tiga bulan sekali, bau busuknya juga bisa berlangsung selama empat hari, kondisi ini sangat mengganggu jalannya proses belajar mengajar apalagi di sekolah tidak menyediakan masker “ sambung Musdar.
Sementara itu, salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya berharap, pemerintah setempat tidak tinggal diam, dan memberikan teguran serius pada pemilik tambak agar kondisi tidak berulang kali terjadi. (Thaya)
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
