Banjir Bandang di Desa Kalimbua, 6 Rumah Rusak-1 Warga Hilang
Penulis / Redaksi:
admin
Sabtu, 15 Oktober 2022 18:44 WITA
392 tayangan
2 menit baca
TAPANGO,- Banjir bandang menerjang sedikitnya 12 rumah warga di Desa Kalimbua, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Peristiwa tersebut mengakibatkan enam rumah warga mengalami kerusakan. Selain itu, banjir juga menyebabkan dua jembatan terputus, sejumlah ternak hanyut, dan seorang warga hilang terbawa arus.
“Enam rumah yang rusak, dua yang parah, punya indobotting, habis peralatan, ada kambing juga tiga ekor terbawa air, dua jembatan putus,”kata Kepala Desa Kalimbua, Kamaluddin kepada wartawan, Sabtu (15/10/2022).
Banjir bandang yang menerjang pemukiman warga di bantaran Sungai Kalimbua, terjadi sekira pukul 13:00 wita, Sabtu (15/10). Dalam peristiwa ini, seorang warga setempat bernama Murniwati (44 tahun), juga dilaporkan hilang akibat terseret arus sungai.
“Ada warga satu hilang, belum kita tau seperti apa, sementara dicari,”ungkap Kamaluddin.
Diakui Kamaluddin, beberapa warga yang rumahnya rusak diterjang banjir bandang, kini mengungsi ke rumah tetangga.
“Ada enam kk (kepala keluarga) yang mengungsi ke rumah tetangga,”tandasnya.
Pantauan wartawan, Sabtu (15/10), akses jalan pengubung sejumlah dusun di daerah ini juga tertutup materil longsor hingga sulit dilalui kendaraan.
Salah satu korban banjir bernama Ebi (36 tahun) mengungkapkan, ketinggian banjir yang menerjang rumahnya mencapai satu setengah meter.
“Air sekira satu setengah meter,”tuturnya.
Menurut dia, banjir bandang disertai hujan deras terjadi begitu cepat. Dirinya mengaku tidak sempat menyelamatkan harta benda, hingga mengalami kerugian sedikitnya 100 juta rupiah.
“Tadi hujan deras, baru air cepat sekali meluap, kita tidak bisa selamatkan barang, alat pengantin habis, termasuk dekorasi dengan kamera, kerugian bisa dibilang 100 juta,”pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.