Jumat, 6 November 2026 • 00:00:00 WITA
BREAKING NEWS
PACEKO.com
Menu Navigasi

Anggota Geng CMP Brutal 2 Remaja Bersajam Kejar Pemotor hingga Tewas Kecelakaan di Polman

Penulis / Redaksi: admin
Sabtu, 2 Agustus 2025 15:57 WITA 831 tayangan 2 menit baca
Anggota Geng CMP Brutal 2 Remaja Bersajam Kejar Pemotor hingga Tewas Kecelakaan di Polman
Foto ilustrasi / Dokumentasi Peristiwa - PACEKO.com PACEKO
Bagikan: Disalin!
POLEWALI MANDAR,- 2 remaja berinisial F (17) dan AD (16) membawa sajam lalu mengejar pemotor berinisial YD (19) yang akhirnya tewas karena kecelakaan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, ternyata tergabung dalam Geng CMP Brutal. Anggota geng CMP Brutal yang didominasi remaja dari Kecamatan Campalagian kerap terlibat masalah dengan kelompok remaja dari Kecamatan Wonomulyo. “Ini kan geng nya CMP Brutal, memiliki banyak anggota termasuk kedua pelaku. Mereka itu berkelompok dan memang bermusuhan, sering terjadi perkelahian antara orang wono (Wonomulyo) dengan orang cama (Campalagian),” kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Polman, Ipda Mulyono kepada wartawan, Jumat (01/08/2025). Menurut Mulyono, persoalan melibatkan anggota Geng CMP Brutal dengan kelompok remaja dari Kecamatan Wonomulyo telah berlangsung sejak setahun terakhir. Bahkan beberapa waktu lalu seorang warga yang diduga berasal dari Kecamatan Wonomulyo juga sempat menjadi korban salah sasaran lantaran diserang anggota genk CMP Brutal. “Yang membacok di Bonne-Bonne anggota CMP Brutal, karena mereka mengira itu lawannya, jadi sembarang sasaran,” terang Mulyono. Diberitakan sebelumnya, polisi mengungkap motif 2 remaja berinisial F (17) dan AD (16) membawa sajam kejar pemotor berinisial YD (19) hingga akhirnya tewas karena kecelakaan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Kedua pelaku ternyata ingin balas dendam dan mengira korban adalah orang yang pernah terlibat masalah dengan mereka. “Ya begitu motifnya (ingin balas dendam) dikiranya ini korban orang dari wono (Wonomulyo) makanya sempat dikejar,” kata Kanit Pelayanan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Polman, Ipda Mulyono kepada wartawan, Kamis (31/07/2025). Kasus bermula ketika jenazah korban yang berlumuran darah ditemukan tergeletak di sisi Jalan Trans Sulawesi, Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Rabu (16/07) sekira pukul 04.30 Wita. Warga kemudian melapor ke Polsek Campalagian. "Diduga kuat korban mengalami kecelakaan lalu lintas," kata Kapolsek Campalagian Iptu Saifud, Rabu (16/07). Thaya
Iklan Sponsor728 × 90 px (In-Article)
Telkomsel 5G Sulbar - Jaringan Internet Super Cepat & Kuota Melimpah
admin

Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.

Iklan Sponsor728 × 90 px (After-Article)
Pesona Wisata Mandar - Eksplorasi Budaya & Keindahan Bahari Polman