4 Remaja Diduga Kerap Buat Onar Diciduk Polisi di Polman
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 21 Juli 2025 06:28 WITA
895 tayangan
2 menit baca
POLEWALI MANDAR,- 4 remaja masing-masing berinisial AD, MA, MT dan FM diciduk polisi usai diduga terlibat dalam sejumlah aksi penyerangan yang lukai warga di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Perbuatan para terduga pelaku menimbulkan keresahan warga di daerah ini.
Keempat terduga pelaku yang diketahui masih berusia di bawah umur ditangkap pada sejumlah tempat berbeda di wilayah hukum Polres Polman, Minggu (20/07). Selain itu, polisi juga mengamankan satu parang panjang dan samurai sebagai barang bukti.
Polisi sempat mendapat aksi protes warga saat mengamankan salah satu terduga pelaku di Kecamatan Campalagian. Bahkan, salah satu warga sempat berupaya merampas samurai yang disita polisi sebagai barang bukti karena diduga kuat digunakan terduga pelaku saat berbuat onar.
Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, keempat terduga pelaku diduga terlibat dalam aksi penyerangan warga pada sejumlah tempat di daerah ini. Seperti di Kecamatan Wonomulyo, Mapilli, Campalagian dan Tinambung.
“Iya (diduga terlibat sejumlah aksi meresahkan),” kata Kanit Resum Sat Reskrim Polres Polman, Iptu Iwan Rusmana kepada wartawan melalui sambungan telepon, Minggu (20/07/2025).
Iwan juga tidak menampik dugaan keterlibatan para terduga pelaku dalam insiden kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan seorang pemuda berinisial YD (19) meninggal dunia di Jalan Trans Sulawesi, Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Rabu lalu (16/07). Meski begitu, Iwan enggan memberi keterangan terkait kejadian tersebut.
“Nanti pak kasat (yang jelaskan),” ujarnya.
Iwan mengaku sedang berada di Mamuju mendampingi Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi. Iwan berjanji segera merilis pengungkapan kasus melibatkan para pelaku.
“Hari jumat saya rilis, kasus palippis, kasus pemarangan di bonne-bonne,” pungkasnya. (thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.