Warga Desa Alu Kesulitan Air Bersih, Banyak Ternak Hilang
Penulis / Redaksi:
admin
Senin, 21 November 2022 20:35 WITA
377 tayangan
2 menit baca
ALU,- Tiga hari pasca banjir, warga Desa Alu, Kecamatan Alu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengeluhkan sulitnya mendapat air bersih untuk minum dan kebutuhan lain. Sebab, jaringan pipa air bersih di daerah ini putus akibat terjangan banjir. Bencana banjir menyebabkan juga sejumlah warga kehilangan ternak sapi dan kambing.
"Kita terpaksa beli air kemasan untuk minum, tidak ada jalan lain daripada sakit kalau minum air bercampur lumpur," ungkap Ali, warga setempat kepada paceko.com di kawasan Hutan Bambu Alu, Senin (21/11/2022).
Ali mengatakan selama ini kebutuhan air bersih diperoleh dari jaringan yang terhubung ke rumah warga atau penampungan di ibu kota desa Alu.
"Jaringan itu rusak diterjang banjir, sampai sekarang masih perbaikan,"ungkapnya.
Menurut Ali, warga cukup memahami kondisi pasca banjir yang terjadi Jumat lalu (18/11). Hanya saja, kata dia, akan menjadi masalah kalau kesulitan air bersih tidak segera ada solusinya.
"Setidaknya ada mobil tangki air bersih didatangkan PDAM atau pemerintah daerah, warga bisa terserang penyakit, kalau sumber airnya tidak bersih,"ungkapnya berharap.
Mengenai ternak yang hilang, Ali tidak mengetahui jumlahnya. Katanya, ada beberapa warga memiliki banyak sapi atau kambing yang tidak diketahui kondisinya setelah banjir.
"Ada beberapa orang punya sapi atau kambing, tidak tahu kondisi ternaknya karena sudah tidak ditemukan setelah banjir," ujarnya.
"Mudah-mudahan semua warga yang terdampak banjir sudah terdata, kalau saya sendiri belum pernah didatangi petugas pendata, mungkin dianggap bukan korban," cetus Ali, bernada menyesalkan.
Staf kantor Desa Alu, Muhammad Hatta membenarkan banyak warga hilang ternaknya saat banjir. Sapi dan kambing. Tapi, Hatta tidak mengetahui jumlahnya, karena belum didata. (emd/thaya)
admin
Jurnalis dan kontributor redaksi PACEKO.com, berkomitmen menyajikan liputan mendalam, akurat, dan berimbang demi kemajuan Sulawesi Barat dan Indonesia.