
2 Tahanan Lapas di Polman Kabur saat Petugas Sholat Jumat, Keduanya Telah Diamankan
POLEWALI MANDAR,- 2 tahanan masing-masing bernama Mariadi (31) dan Firdaus (32) kabur meninggalkan Lapas Kelas IIB Polewali di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar). Keduanya berhasil memanjat tembok pagar pengaman yang luput dari pengawasan petugas saat memasuki waktu sholat jumat.
“Kemarin itu waktu persiapan sholat jumat, semua konsentrasinya ke sholat. Jadi pas pada khusyuk sholat mereka ini menyelinap keluar,” kata Kepala Lapas Kelas IIB Polewali, Sudarno kepada wartawan melalui sambungan telepon, Sabtu (25/04/2026).
Kedua tahanan itu kabur meninggalkan Lapas Kelas IIB Polewali di Jalan Elang, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Jumat kemarin (24/04) sekira pukul 12.30 WITA. Kaburnya kedua tahanan titipan itu disadari petugas saat melakukan apel pergantian regu.
“Ketahuannya di saat apel penghitungan (tahanan) mau serah terima. Jadi selesai sholat jumat itu apel pergantian regu, kurang 2 (tahanan), 1 di blok seroja, 1 di blok tanjung, setelah itu kurang 2 kita langsung nyisir,” ungkap Sudarno.
Menurut Sudarno, kedua tahanan tersebut diduga berhasil memanjat dan melewati pagar pengamanan memanfaatkan tulisan pos 2 yang menempel pada tembok sebagai pijakan.
“Setelah kemarin itu kita cek..itu ada tulisan pos 2 nempel di tembok itu lepas, terus kaca di bawah pos itu juga pecah, jadi kemungkinan pas dia (tahanan) memanjat tembok atas, dia berpijak pada tulisan pos tadi, kemungkinan terpeleset kakinya menghantam kaca,” bebernya.
Beruntung pelarian kedua tahanan itu tidak berlangsung lama. Keberadaan keduanya terungkap berkat laporan warga.
Dengan bantuan petugas terkait, kedua tahanan itu berhasil diamankan saat berada di sekitar areal tambak warga Dusun Bulubawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Jumat sore (24/04) sekira pukul 17.00 WITA.
“Akhirnya kita langsung keluar mencari, kita koordinasi dengan pihak kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya, kita menyebar, termasuk bantuan dari masyarakat sekitar. Akhirnya ada informasi, ada orang mencurigakan di sana, kita intai dan alhamdulillah bisa kita tangkap kembali,” terang Sudarno.
Sudarno mengaku belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kedua tahanan tersebut. Diakui, keduanya kini dimasukkan ke ruang pengasingan.
“Kita belum melakukan pemeriksan lanjutan..mungkin hari ini baru kita inikan (interogasi). Diasingkan, tidak digabungkan dengan yang lain,” pungkasnya. (thaya)







