Urai Kemacetan, Lantas Polsek Wonomulyo Lakukan Rekayasa Lalulintas

Urai Kemacetan, Lantas Polsek Wonomulyo Lakukan Rekayasa Lalulintas

WONOMULYO,- Tiga hari menjelang hari Raya Idul Fitri, sejumlah persiapan dilakukan jajaran Kepolisian Unit Lalu Lintas Polsek Wonomulyo, Polres Polewali Mandar, untuk mengurai kemacetan yang berpotensi terjadi pada beberapa titik di Jalur Trans Sulawesi, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar.

Salah satunya dengan melakukan rekayasa lalu lintas, pada simpang enam, antara Jalan Trans Sulawesi, Jalan Padi Unggul I dan Padi Unggul II, Jalan Kapten Jumhana, serta Jalan menuju kantor camat wonomulyo.

Rekayasa ini dilakukan dengan memasang barrier water, sebagai penghalang akses jalan langsung dari Jalan Padi Unggul I dan Jalan Padi Unggul II, menuju Jalan Kapten Jumhana dan Jalan menuju Kantor Camat Wonomulyo, begitupula sebaliknya.

Para pengendara yang hendak menuju jalan tersebut, harus memutar melewati jalan yang telah diarahkan petugas kepolisian.

“ Alhamdulillah, setelah kita uji coba dalam beberapa hari terakhir, kemacetan sudah bisa diminimalisir, kalaupun terjadi itu tidak berlangsung lama, walaupun terjadi penumpukan kendaraan namun arus lalu lintas masih tetap berjalan lanncar “ jelas Kanit Lantas Polsek Wonomulyo IPDA Syahril, yang dikonfirmasi wartawan disela kesibukannya mengatur arus lalu lintas, Sabtu (01/06/19).

Syahril juga memperkirakan semakin banyaknya jumlah kendaraan yang melintasi jalur ini jelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal beberapa hari lagi “ Volumenya semakin banyak, diperkirakan mencapai 1500 hingg 2000 kendaraan dalam sehari, umumnya didominasi kendaraan pribadi pada pemudik baik yang berasal dari Palu, Manado hingga Kalimantan “ jelasnya.

Pelaksanan rekayasa lalu lintas dengan pemasangan barrier water ini, mendapat apresiasi dari para pengguna jalan, khususnya pemudik yang setiap tahun terjebak kemacetan di jalur ini, “ Syukur Alhamdulillah karena sekarang kami bisa melintasi jalur ini tanpa khawatir terjebak kemacetan, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, walau cukup padat karena banyaknya kendaraan khususnya yang parkir di pinggir jalan karena berada di samping pasar, kendaraan pemudik masih dapat bergerak maju walau perlahan “ puji Wawan salah seorang pemudik pengguna kendaraan roda empat yang berasal dari Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Polisi menghimbau agar para pemudik tetap berhati-hati saat berkendara di jalan raya, apalagi kepadatan lalu lintas diperkirakan akan mencapai puncaknya satu hari jelang Hari Raya Idul Fitri. (Thaya)

 

__Terbit pada
01/06/2019
__Kategori
Polhukam, Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *