
1.300 Sapi Kurban di Polman Diperiksa Agar Dipastikan Sehat dan Layak
POLEWALI MANDAR,- Sebanyak 1.300 ekor sapi calon hewan kurban di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), menjalani pemeriksaan kesehatan. Tujuannya untuk memastikan hewan tersebut dalam kondisi sehat dan layak disembelih sesuai syariat Islam.
Pemeriksaan tersebut dilakukan petugas peternakan dan kesehatan hewan pada Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (Disbutarnak) Polman. Menyasar sapi yang berada dalam kandang peternak maupun pedagang yang tersebar pada sejumlah wilayah di daerah ini.
Seperti yang berlangsung di Desa Campurjo, Kecamatan Wonomulyo, Kamis siang (21/05) sekira pukul 10.00 WITA. Petugas UPTD Puskeswan Mapilli dibantu peternak, langsung melakukan pemeriksaan fisik termasuk mengambil sampel darah setiap ekor sapi yang berada dalam kandang untuk memastikan kesehatannya.
“Untuk tahun 2026 ini, untuk sapi kurban itu sekitar 1.300 ekor dan untuk kambing kita ada sekitar 140 ekor,” kata Kepala Bidang Peternaakn dan Kesehatan Disbuntarnak Polman, Namri Izzudin kepada wartawan, Kamis (21/05/2026).
Lanjut Namri mengatakan, pemeriksaan dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam berkurban, sekaligus mencegah penyebaran penyakit hewan menjelang Idul Adha. Sapi yang telah diperiksa dan dinyatakan sehat akan diberi surat keterangan kesehatan hewan (SKKH).
“Kami dari bidang peternakan dan kesehatan hewan melakukan pengawasan dan pemeriksaan untuk sapi-sapi yang akan diperjual belikan di kandang maupun di tempat para peternak itu sendiri. Kami mengeluarkan surat keterangan kesehatan untuk lebih menjamin kesehatan hewan sehingga nantinya bisa membuat yang akan melaukan idul kurban merasa aman dan nyaman untuk pelaksanaan ibadahnya,” terangnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, Namri menyebut tidak menemukan adanya sapi yang terindikasi dalam kondisi tidak sehat atau tidak layak kurban. Meski begitu, dia memastikan proses pengawasan akan tetap dilakukan hingga proses penyembelihan saat hari raya Idul Adha nanti.
“Alhamdulillah, pemeriksaan yang dilakukan secara fisik ini tidak ada kendala. Sapi-sapinya sehat, kalau pun nanti ada kita temukan kendala akan dilakukan pengawasan dan pantauan dari dokter hewan. Hewan-hewan ini semua sudah layak kurban sesuai syariat islam, rata-rata umurnya sudah di atas 2 tahun,” pungkasnya. (thaya)







