Sensasi Petik Buah Stroberi di Kawasan Agrowisata Jendela Alam Mamasa
Kawasan agrowisata jendela alam di Kabupaten Mamasa, Jumat (08/09/2023).

Sensasi Petik Buah Stroberi di Kawasan Agrowisata Jendela Alam Mamasa

MAMASA,- Kabupaten Mamasa yang terletak di Provinsi Sulawesi Barat, memiliki banyak kawasan wisata yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya agrowisata jendela alam di Desa Tondok Bakaru.

Pengunjung agrowisata jendela alam tidak hanya disuguhkan keindahan panorama yang memanjakan mata, tetapi juga dapat merasakan sensasi memetik dan menikmati secara langsung manisnya buah stroberi yang masih segar.

“Daerah kita menyimpan banyak potensi, hanya saja minat dan ketekunan kita perlu dibangun agar masyarakat Mamasa merasakan dampaknya,” kata pengelola kawasan agrowisata jendela alam Yohanis Tonglo kepada wartawan, Jumat (08/09/2023).

Kawasan agrowisata jendela alam yang berada pada ketinggian sekira 1200 Mdpl, berjarak lebih kurang 2 kilometer dari pusat kota Mamasa. Tempat ini dapat dijangkau baik menggunakan roda dua maupun roda empat.

Pengembangan kawasan agrowisata ini mulai dilakukan Yohanis pada bulan Februari 2023. Hingga tujuh bulan berjalan, sudah ada sebanyak 7000 pohon stroberi jenis mencir yang telah ditanam.

“Dari februari 2023 mulai menanam dan sekarang sudah berjalan 7 bulan. Awalnya hanya menanam 200 pohon strowberi,”  ungkapnya.

Dia mengaku mendapatkan ilmu membudidayakan tanaman stroberi saat jalan-jalan ke daerah jawa. Karena belum memiliki pekerjaan yang menentu, Yohanis lantas membudidayakan tanaman stroberi di kebun miliknya.

Menurut Yohanis, buah dari tanaman stroberi hasil budidayanya diminati banyak warga. Pesanan tidak hanya berasal dari warga Mamasa saja tetapi juga berdatangan dari luar daerah, dengan keuntungan jutaan rupiah.

“Sudah banyak yang minat bahkan memesan, hari ini saja ada yang memesan 75 kap (mika) dari Majene. Hingga pada Agustus kemarin baru saya nikmati hasilnya dengan mendapat keuntungan dari tanaman ini sebesar Rp. 3.300.000,” bebernya bangga.

Rencananya, kawasan agrowisata ini juga akan dimanfaatkan Yohanis menjadi tempat edukasi bagi pengunjung.  Apalagi sudah ada beberapa anak sekolah dari jurusan pertanian yang melakukan studi banding di tempat ini.

Untuk menikmati keindahan panorama alam di tempat ini, setiap pengunjung hanya dibebankan biaya sebesar 5000 rupiah per orang. Sementara untuk satu mika berisi 13 buah stroberi diharga Rp 13.000. (ady/thaya)

 

__Terbit pada
08/09/2023
__Kategori
Inspirasi, Sosial