Pemprov Sulbar Gelar Rapat Pra Musker PPWK

Pemprov Sulbar Gelar Rapat Pra Musker PPWK

SULBAR,- Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan wewenang pemerintah daerah untuk pengembangan pemantapan wawasan kebangsaan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat, menggelar Rapat Musyawarah kerja dan Persiapan Pelantikan Pengurus Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Periode 2019-2023, di ruang pertemuan lantai II kantor Gubernur Sulbar, Selasa lalu (05/11/19).

Sekprov Sulawesi Barat Muhammad Idris mengatakan,  PPWK adalah suatu wadah yang berbentuk kelompok kerja, “Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan itu  lebih berbentuk sebuah komoditi atau grup, oleh karenanya komoditi itu tidak boleh di dominasi oleh kelompok atau bahkan organisasi-organisasi tertentu,” kata Idris.

Idris juga mengungkapkan metode pengembangan cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya, yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah berdasarkan Pancasila dan UUD RI tahun 1945.

“Karakteristik yang terbangun di dalam PPWK ini bahwa pada dasarnya kita ingin mengembangkan wawasan kebangsaan itu dengan memperbaiki cara pandang kita terhadap bangsa, kalau cara pandang kita sudah bagus biasanya juga cara bekerja kita bisa mengikutinya,” sebutnya

Di tempat sama, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik, Rahmat Sanusi  menyatakan harapan besarnya terhadap pembentukan kepengurusan baru PPWK, “Mudah-mudahan dengan terbentuknya PPWK di tahun 2019-2023 mendapat angin yang baru buat Sulawesi Barat yang Malaqbi,” kata Rahmat.

Tujuan PPWK , yaitu membangun jaringan kerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangan PPWK tingkat lokal, nasional dan regional sesuai peraturan perundangan yang sasarannya di tujukan kepada Organisasi Politik, Organisasi Masyarakat, ASN, Guru dan Pendidik serta Tokoh Agama Masyarakat/adat.

Pada kesempatan sama, Wakil Kejaksaan Tinggi Sulbar Yulianto, menyampaikan, salah satu fungsi Kejaksaan itu adalah intelijen, ” Dalam Intelijen itu ada fungsi ideologi, politik sosial dan budaya, yang jika ini di masukkan dalam struktur PWK, insya Allah akan menambah kuat kinerja kita dalam wawasan kebangsaan.” tutur Yulianto

Kegiatan ini turut dihadiri, Raja Mamuju, Andi Maksum Dai, perwakilan Polda Sulbar, Kepala Perguruan Tinggi Stie Muhammadiyah Mamuju, Muhtar Baso, Ketua Universitas Tomakaka, Sahril, tokoh agama, Hajrul Malik, LSM, Ashari Rauf, perwakilan Unsulbar, serta para tamu undangan lainnya. (ADVETORIAL)

__Terbit pada
09/11/2019
__Kategori
Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *